Jaringan Akar Rumput Indonesia Aksi di Kejatisu

RUBIS.ID, MEDAN - Sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi provinsi Sumatera Utara Jaringan Akar Rumput Indonesia (JARI) Lakukan Aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut Selasa (04/04/2023).

Aksi damai yang dilakukan menuntut kepada Aparat Penegak Hukum agar melakukan pemeriksaan kepada CV anaconda Enginer sebagai pelaksana pembangunan ruas jalan di kabupaten Simalungun yang menggunakan APBD T.A.2022 Dengan Pagu Anggaran Rp.5.000.000.000,00 Lima Milyar Rupiah pada Dinas Bina Marga Bina Kontruksi Sumut,

yang Mana Pembangunan proyek tersebut banyak ditemukan tidak sesuai spek sebagaimana mestinya, yang meliputi kekurangan volume pekerjaan dan terindikasi merugikan uang negara.

Selanjutnya Soleh Nasution dalam orasinya Juga Meminta Kepada aparat penegak hukum (APH) agar mengusut tentang pengadaan Belanja Grader Motor dengan pagu 10.000.000.000,00 Miliar lebih di ULP wolshop peralatan pada Dinas pekerjaan umum dan tata ruang provinsi Sumatera Utara sebab diduga tidak sesuai spek yang dilaksanakan oleh CV. Wiratama Surya, dan meminta kepada BPK perwakilan sumut agar menghitung ulang proyek pembangunan fisik yang bersumber dari APBD Pemprov sumut TA 2022.yang diduga banyaknya proyek yang bermasalah dan tidak memenuhi standar spek.

Selang waktu kurang lebih satu jam Humas Kejatisu yang diwakili Monang Sihotang Menanggapi Aksi yang dilakukan di depan Kantor Kejatisu, pihaknya akan serius dan menyampaikan aspirasi ini kepada Pimpinan untuk segera menyikapi apa yang jadi tuntutan rekan rekan sekalian ucap nya.

Kordinator Aksi mengucapkan Terima kasih banyak atas tanggapan dari pihak penegak hukum dan kami juga Meminta agar kejaksaan tinggi Sumatera Utara memanggil dan memeriksa Kabid Sumber Daya air Bina Marga Bina Kontruksi Sumatera Utara abanganda Ir.malik Assalih Harahap,ST.MM, yang diduga sebagai aktor intelektual dalam pembagian proyek di dinas Bina marga dan Bina kontruksi Sumut dan mengusut kepindahan dia yang kembali ke dinas padahal sebelumnya informasi yang kita dapatkan beliau sudah di mutasi ke UTP di tapsel namun jelang seminggu dilantik kembali menjadi kepala bidang.

Mahasiswa pun membubarkan diri dan lanjut ke dinas Bina marga dan Bina Kontruksi Sumut dengan menyampaikan tuntutan meminta pertanggungjawaban oleh kepada Kadis Bina Marga Bina Kontruksi Ir Bambang Pardede,M, Eng. Atas tuntutan dugaan korupsi yang kami sampaikan.

Setelah beberapa lama orasi mahasiswa pun di tanggapi oleh Agus Hadi yang mengaku dari Humas Dinas Bina Marga Bina kontruksi Sumut beliau mengatakan akan menyampaikan kepada pimpinan, setelah mendengarkan itu para mahasiswa tidak puas karena ini aksi yang kedua kalinya tetap di tanggapi oleh Humas dan mereka berjanji aksi yang ketiga kalinya jangan lagi di tanggapi oleh yang tidak berkompoten dalam menjawab tuntutan mahasiswa.(Red)

Komentar

Loading...