Polisi Tetapkan Pemilik Ponpes di Langkat Jadi Tersangka Tindak Pelecehan Terhadap Santriwati

RUBIS.ID, LANGKAT - Polres Langkat menetapkan pemilik pondok pesantren (Ponpes), berinisial K (38), ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelecehan terhadap santriwati.

Kasi Humas Polres Langkat AKP Yudianto mengatakan, Kini pelaku telah ditangkap sejak Selasa (17/10/2023) dan sudah berada ditahanan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tersangka akan kita kenakan UU Perlindungan Anak pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76 E dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling tinggi 15 tahun.

Untuk di ingat kembali, Korban berinisial NW (14) yang duduk di bangku SMP mengalami pelecehan seksual pada Minggu (20/8/2023) sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah pesantren yang ada di langkat.

Kejadian mulai diketahui Jumat, 25 Agustus 2023, pada saat A dihubungi oleh adik kandungnya yang mengatakan bahwa N yang merupakan anak kandung A telah menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh K.

Yang mana, K (pelaku) telah mengelus-elus beberapa bagian tubuh korban (N) seperti tangan, punggung, dan paha serta memegangi kaki N.

Mendapat kabar tersebut orangtua korban pun langsung menjumpai anaknya di rumah adiknya.

Ayah korban menanyakan perihal kejadian tersebut dan N pun mengakui telah mendapat perlakuan yang tidak sepantasnya dari K, tepatnya, Minggu, 20 Agustus 2023.

Ayah korban beserta keluarganya, kadus dan kepling menjumpai pelaku K, pelaku mengakui telah berbuat hal yang tidak pantas terhadap N.

Atas kejadian tersebut kemudian orangtua korban merasa keberatan dan melaporkannya ke Polres Langkat guna proses hukum selanjutnya, tutup.(HND)

Komentar

Loading...