Rahasia Practical Effect di Film “13 Bom di Jakarta” Bubuk Mesiu, Squib, Hingga Ribuan Butir Peluru yang Membantu Para Pemain Merespons Adegan Secara Nyata

RUBIS.ID, JAKARTA – Film action Indonesia terbesar tahun ini persembahan Visinema Pictures dan sutradara Angga Dwimas Sasongko “13 Bom di Jakarta” merilis video behind the scene (di balik layar) penggunaan practical effect selama syuting. Dengan adegan penuh ledakan dan tembak-tembakan, film ini menggunakan puluhan jenis senjata asli.

Selain itu, peluru hampa (blank bullet) yang dihabiskan mencapai ribuan butir peluru.
Founder & CEO Visinema sekaligus sutradara “13 Bom di Jakarta” Angga Dwimas Sasongko mengungkapkan, dalam memproduksi film 13 Bom di Jakarta, ia percaya sejauh yang bisa dilakukan dan dikerjakan dengan practical, semua akan dikejar. Sehingga penonton mendapatkan pengalaman utuh dari sebuah film aksi.

“Ide untuk membuat film aksi yang besar tentunya dengan memberikan suguhan yang realistis dan nyata. Salah satu aplikasinya adalah dengan practical effect. Menggunakan practical itu
lebih ke attention to detail. Konsentrasi pemain ke senjata itu akan terlihat dari mata hingga gerakan. Misalnya waktu menembak, ada hentakan otot, anatomi (tubuh) mereka juga akan berbeda,” ungkap sutradara “13 Bom di Jakarta” Angga Dwimas Sasongko.

Adegan mobil meledak yang menjadi salah satu adegan paling fantastis di film ini juga dirancang dengan practical effect menggunakan bubuk mesiu. Total bubuk mesiu yang digunakan untuk meledakkan beberapa mobil di film ini adalah sebanyak tiga kilogram. Agar mobil yang diledakkan bisa terbang hingga salto, tim produk si menggunakan piston yang ditanam di dalam mobil.

Sementara, para pemain film “13 Bom di Jakarta” yang banyak terlibat dalam adegan tembak-tembakan, di badan mereka juga harus dipasangi squib, yakni salah satu teknik di flm untuk menunjukan efek tembakan dalam film. Untuk efek ledakan atau tembakan, film “13 Bom di Jakarta” menggunakan ratusan squib.

“Squib itu bisa diatur besar kecil ledakannya. Practical effect benar-benar membantu untuk bisa merasakan atmosfer dan pressure-nya,” kata Putri Ayudya yang beperan sebagai Karin.

“Tentu sangat membantu untuk para pemain bisa merespons di setiap adegan adegannya,” tambah pemeran Gita di film “13 Bom di Jakarta” Niken Anjani.

Film “13 Bom di Jakarta” akan tayang serentak mulai 28 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia. Video behind the scene terkait practical effect sudah dapat ditonton melalui kanal Youtube Visinema Pictures maupun akun Instagram @13bomdijakartafilm.(IL/rel)

Komentar

Loading...