Milad HMI Cabang Medan Ke-72: Mengembalikan Marwah Organisasi dan Khittah Perjuangan HMI

RUBIS.ID, MEDAN - Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Medan berdiri pada tanggal 10 November 1952 disalah satu perguruan tinggi pertama diluar pulau jawa yaitu bertempat di Aula PTII (sekarang UISU), Jl. Sisingamangaraja No. 2A Medan dengan acara minum pagi sambil makan peyek dan yang menjadi salah satu pendirinya adalah O.K. Rachmat Bakrie. pasca dari berdirinya HMI Cabang Medan, sudah mengalami proses yang cukup panjang sehingga telah 2 kali menjadi Tuan Rumah Kongres di Medan yaitu Pertama Kongres V HMI Tanggal 24 s/d 31 Desember 1957 dan Kedua Kongres XV pada tanggal 21 s/d 30 Mei 1983.

Namun, dalam perjalanan Dinamika yang dialami HMI Cabang Medan bukanlah suatu hal yang mudah akan tetapi menggoreskan tinta sejarah yang tidak akan pernah dilupakan dan akan menjadi catatan sejarah. seperti hal nya kondisi hari ini, HMI Cabang Medan mengalami degradasi pemikiran, Daya Kritis, dan Minimnya Membaca, sehingga terjadi nya banyak kemunduran yang terjadi didalamnya. tidak menutup kemungkinan hari ini bahwa Tidak lagi Proses Pembelajaran yang didapatkan namun Proses Kepentinganlah yang hari di dapatkan.

“Bila dilihat dari Sejarah Berdirinya HMI Cabang Medan ini, perlu bersama kita resapi tentang perjuangan sang pendiri dalam mendirikan dan menjadi semangat untuk memperbaiki HMI dan mengembalikan Marwah Organisasi HMI ini” Jelas Rifqi Hafiz Hasibuan selaku Instruktur dan juga Kader HMI Cabang Medan saat ditanya oleh awak media, Senin (11/11/2024).

Setelah perjalanan Dinamika yang di alami HMI Cabang Medan selama 72 Tahun inilah telah mencorehkan Sejarah yang cukup lama sampai setiap tahunnya mengalami naik turunnya Kualitas Organisasi HMI ini. Milad HMI Cabang Medan ke 72 ini mengalami Degradasi yang cukup menurun disebabkan kurangnya rasa keperdulian Kader HMI terhadap kondisi hari ini, dan terlalu berlarutnya Dinamika yang dialami HMI Cabang Medan. “Menurut saya, HMI Cabang Medan ini perlu kembali kepada Khittah Perjuangan HMI yang mana memperjuangkan Keummatan dan Kebangsaan bukan lagi berdinamika yang seharusnya dapat diselesaikan dengan bermusyawarah dan Mengembalikan Marwah Organisasi, ” Pungkas Hafiz.

Bila di lihat Kondisi Hari ini, keperdulian Kader HMI Cabang Medan inilah yang harus lebih perduli dengan kondisi ini jangan sampai dengan tidak selesainya persoalan yang ada ditubuh HMI Cabang Medan mengalami banyak sekali kemunduran dan melukai Perkaderan di HMI Cabang Medan itu tersendiri. “Perkaderan adalah Jantung Organisasi, bila Jantung itu mati maka matilah Perkaderan itu, apabila Kadernya pun tidak dapat menjaga Perkaderan itu maka siapalagi? dan saya berpesan untuk tidak terlalu lama dengan dinamika ini dan harus kita selesaikan demi Perkaderan terus berjalan.” Tegasnya.

Dalam konteks mengembalikan Marwah Organisasi dan Khittah Perjuangan HMI ini dapat menjadi motivasi kita bersama untuk memperbaiki Kondisi HMI Cabang Medan sekarang ini. Maka dipandang perlu memahami tentang Sejarah Perjuangan HMI Cabang Medan. “Ini Tugas kita Bersama sebagai Kader HMI Cabang Medan untuk Menjaga Marwah Organisasi HMI Cabang ini, dan tidak terlalu berlarut dengan Dinamika yang saat ini ditubuh HMI” tetang Hafiz mengakhiri.(Tim/Red)

Komentar

Loading...