1. Beranda
  2. Daerah
  3. News

Kordinator Aksi Unjuk Rasa di Kantor Walikota Padangsidimpuan Hampir Bakar Dirinya

Oleh ,

RUBIS.ID, PADANGSIDIMPUAN - Aksi unjuk Rasa di depan kantor Walikota dan kantor DPRD kota Padangsidimpuan yang dinamakan Gerakan 17 Januari 2025 (G17J25). Jum'at (17/1/2025).

Sebagai wadah aspirasi masyarakat yang bergerak di Kelembagaan BEM NUSANTARA beberapa kampus di Kota Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan dalam hal ini ada 5 poin tuntutan yang disuarakan Mahasiswa.

1. Meminta Pj. Walikota Psp secepatnya menyelesaikan persoalan gaji honorer dan TPP yang seyogianya uang tersebut hak dan nafkah untuk keluarga.

2. Menuntut kepala BKD mundur dari jabatannya karena tidak becus mengurusi administrasi kepegawaian maupun honorer.

3. Meminta Pj. Sekdako Psp mundur dari jabatannya karena kami duga bermain mata terkait penganggaran APBD 2025.

4. Meminta kejelasan dan hasil final rapat evaluasi Inspektorat Daerah atas Kadispora harus mundur dari jabatannya

5.Menolak kenaikan gaji DPRD Padangsidimpuan tahun 2025.

Dalam aksi ini Cak Regar Mahasiswa IPTS selaku Koordinator Aksi menyampaikan "Untuk hasil dikantor walikota tidak ada sama sekali, akan berlanjut jilid 2, soalnya Pj. walikota tidak ada kata mereka, kami hanya meminta pj yang berhadir bukan perwakilan.

Lanjutnya, untuk dikantor DPRD Respon mereka menerima semua aspirasi dan akan memprosesnya sesuai
tuntutan-tuntutan yang ada, setelah itu kami mengajukan RDP agar yang dituntut dalam poin-poin tersebut hadir dalam RDP, dan dikutksertakan BEM Nusantara dan masyarakat secara terbuka. Ujarnya Cak Regar.

Akan kami perbincangkan dengan pimpinan dan rekan-rekan DPRD Se-Kota Padangsidimpuan tuntutan kawan kawan mahasiswa & mahasiswi, Jawanya Ilham Anggota DRPD.

Dari pantauan wartawan, aksi kali ini depenuhi dengan hal-hal yang tak terduga yang dimana selaku koordinator aksi (Cak Regar) sempat menyiramkan bensin ke tubuh nya ingin membakar dirinya sebagai tanda perjuangan dan cinta terhadap kota padangsidimpuan yang sehat dalam artian benci dengan pejabat pemerintah yang jahat kepada rakyat.

Mora Lubis (Sekjend BEM UGN) selaku Koordinator Lapangan menambahkan, "Kami bergerak atas kegaduhan di kota padangsidimpuan yang hak-haknya dirampas dengan kata lain sidimpuan sedang tidak baik-baik saja serta aksi ini dipertegas bergerak dengan hati nurani tanpa ditunggangi siapapun."ujarnya mora"

Ibnu Qalam selaku Koordinator Bidang BEMNus Sumatera Utara menyampaikan, "Kami sudah berkomitmen dan saling berkoordinasi bahwa isu-isu ini benar, makanya kami juga tentunya sebagai perwakilan dari suara-suara mereka yang tersakiti, dalam hal ini saya juga mengetahui aksi G17J25 ini."

Aksi ini juga diwarnai dengan membakar ban bekas, orasi yang dilakukan Jojo selaku perwakilan masyarakat, puisi yang berlangsung pada siang hari, dan Spanduk bertuliskan "Pak Prabowo tolong selamatkan Padangsidimpuan!".

Melalui langkah ini, BEMNus berharap adanya solusi, apabila tetap tidak ada solusi BEMNus akan melakukan kembali Aksi jilid II pada hari Senin, 20 Januari 2025 dengan membawa massa yang lebih banyak, "tandas Ibnu.(RG)

Baca Juga