Operasi Pasar Murah Pemko Pematangsiantar Disambut Antusias, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Wali Kota Wesly
RUBIS.ID, PEMATANGSIANTAR — Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar kembali menggelar Operasi Pasar Murah untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya harga kebutuhan pokok, terutama beras. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Siantar Marimbun, Jalan Bahkora II Kelurahan Marihat Jaya, Jumat (25/07), disambut antusias oleh warga setempat.
Cipita, salah seorang warga Kecamatan Siantar Marimbun, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Wesly Silalahi karena sudah menggelar pasar murah ini. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit,” ujarnya.
Cipita berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan lebih masif, guna meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Tersedia Pembayaran Tunai dan QRIS
Operasi Pasar Murah tersebut turut dipantau langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Siahaan SE MM, yang mewakili Wali Kota Wesly Silalahi. Ia hadir bersama Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP.
Zainal menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Pemko Pematangsiantar dalam merespons tingginya angka inflasi, khususnya dari sektor pangan.
“Operasi Pasar Murah ini menjadi tanggung jawab kita sebagai Pemerintah Kota. Dengan kondisi inflasi yang tinggi, diharapkan harga beras yang disubsidi ini dapat menekan laju inflasi di Kota Pematangsiantar,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga dapat membeli beras tidak hanya secara tunai, namun juga melalui transaksi digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
“Ada beberapa warga tadi yang sudah menggunakan QRIS untuk membeli beras. Kita juga terus mendorong agar masyarakat mulai terbiasa bertransaksi secara digital,” tambah Zainal.
Dalam operasi tersebut, disediakan beras medium dengan harga Rp50.000 per karung berisi 5 kilogram—jauh di bawah harga pasar saat ini.
Kegiatan pasar murah ini menjadi bukti komitmen Pemko Pematangsiantar dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.(*)