1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Lifestyle
  4. Nasional
  5. News

Huawei Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Siber Nasional Lewat ACAD CSIRT Summit 2025

Oleh ,

RUBIS.ID, BANDUNG — Kompleksitas ancaman siber terhadap infrastruktur digital nasional mendorong pentingnya kolaborasi lintas sektor. Huawei Indonesia menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis dalam penguatan ekosistem ketahanan siber Indonesia melalui partisipasinya dalam ACAD CSIRT Summit 2025, yang digelar pada 9–11 Juli 2025 di Universitas Kristen Maranatha, Bandung.

Mengusung tema "Building a Strong National Cyber Resilience Ecosystem through Industry, Government, and Academia Collaboration", forum ini menjadi ajang strategis untuk mempertemukan para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, industri, akademisi, hingga komunitas keamanan siber. Tujuannya: memperkuat ekosistem Computer Security Incident Response Team (CSIRT) di seluruh Indonesia.

Ketua ACAD CSIRT, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, menekankan pentingnya forum ini dalam mendorong terbentuknya ribuan tim CSIRT di lingkungan kampus. “Forum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan dan strategi, tetapi juga mendorong terbentuknya lebih dari 1.000 tim CSIRT kampus yang resmi terdaftar di BSSN sebelum tahun 2026,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, dalam sambutan utamanya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengimplementasikan Strategi Keamanan Siber Nasional (SKSN). “Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama. Strategi nasional harus diimplementasikan secara menyeluruh dengan melibatkan semua pemangku kepentingan,” tegasnya.

Huawei Dorong Kolaborasi dan Transfer Pengetahuan Global

Sebagai perusahaan teknologi informasi dan komunikasi global, Huawei mengambil peran aktif dalam meningkatkan ketahanan siber nasional. Evence Su, Cyber Security and Privacy Officer (RSPO) Huawei untuk Asia Pasifik, menyampaikan bahwa keamanan dan privasi menjadi fondasi utama era digital. “Huawei berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan. Dengan mengintegrasikan praktik terbaik internasional, kita bisa membangun dunia digital yang lebih aman dan tepercaya,” ujarnya.

Sementara itu, Syarbeni, Country CSPO Huawei Indonesia, menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antar sektor. “Penguatan ekosistem keamanan siber nasional membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Huawei menyambut baik semangat kolaborasi yang ditunjukkan dalam ACAD CSIRT Summit 2025 dan berharap dapat terus mendukung penguatan kapabilitas CSIRT di Indonesia,” katanya.

Fokus pada Pengembangan SDM Siber

Dalam sesi terpisah, Ir. Rayi Pradono Iswara, M.Sc, Manajer Pengembangan Talenta TIK Huawei Indonesia, memperkenalkan ICT Academy Program. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas SDM siber melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis standar global.

Selama tiga hari penyelenggaraan, ACAD CSIRT Summit 2025 menghadirkan berbagai kegiatan substantif, termasuk lokakarya keamanan siber, kompetisi siber, sesi diskusi panel, dan kunjungan industri ke pusat-pusat keamanan digital di wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menghadapi tantangan siber nyata.

Huawei juga terus memperkuat kerja sama strategis dengan BSSN, Kemendikbudristek, serta perguruan tinggi di Indonesia guna mendorong terbentuknya ekosistem CSIRT yang tangguh dan adaptif. Dukungan ini sejalan dengan agenda transformasi digital nasional dan upaya membangun ruang siber yang lebih aman dan inovatif.(*)

Baca Juga