1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Nasional
  4. News
  5. Perbankan

KKI 2025 Resmi Dibuka: Bank Indonesia Dorong UMKM Jadi Motor Ekonomi Berkelanjutan

Oleh ,

RUBIS.ID, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) resmi membuka gelaran tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (7/8). Ajang yang menjadi etalase penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini mengusung tema “Inovasi dan Sinergi: Kunci Penguatan Peran UMKM sebagai Motor Penggerak Ekonomi Berkelanjutan.”

Dalam sambutannya, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan peran krusial UMKM dalam struktur ekonomi nasional. “UMKM adalah pilar penting dalam mendukung perekonomian menuju Indonesia Maju. Dengan sekitar 65 juta UMKM, sebagian besar digerakkan oleh perempuan, sektor ini terbukti memiliki daya tahan terhadap krisis,” ujarnya.

Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi dan Digitalisasi

KKI 2025 hadir sebagai bentuk komitmen nyata Bank Indonesia dalam mendorong UMKM naik kelas. Melalui pameran produk unggulan, business matching ekspor dan pembiayaan, serta seminar bertema transformasi digital dan transisi hijau, acara ini menjadi ruang kolaborasi antara UMKM, lembaga keuangan, platform digital, dan pemangku kebijakan.

Perry menyebut, pengembangan UMKM difokuskan pada tiga pilar utama, yakni:

1. Penguatan daya saing untuk sektor unggulan seperti wastra, kriya, kopi, dan kuliner lokal.
2. Peningkatan akses pembiayaan lewat digital business matching.
3. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pelatihan dan modul edukatif.

Bank Indonesia mencatat kinerja positif UMKM binaan di triwulan I 2025. Sebanyak 2.537 UMKM mengalami kenaikan omzet rata-rata 13,3% (yoy), dengan 431 UMKM berhasil menembus pasar ekspor dengan kenaikan omzet ekspor hingga 59,7%. Sementara itu, 1.655 UMKM digital mencatat pertumbuhan omzet 29,9%.

NTT Jadi Sorotan, Produk Berkelanjutan Makin Menonjol

Sebanyak 362 UMKM binaan BI tampil langsung di JICC, sementara lebih dari 1.100 UMKM berpartisipasi secara daring melalui platform www.karyakreatifindonesia.co.id. Tahun ini, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih sebagai tema utama, mengangkat filosofi lokal #KalalaMareda yang berarti “kreasi dalam kebersamaan.”

KKI 2025 juga menghadirkan zona khusus Green Island, yang menonjolkan produk berbasis ekonomi sirkular seperti ecofashion, ecofurniture, dan olahan limbah Black Soldier Fly (BSF). Masyarakat dapat menghitung jejak karbonnya melalui kalkulator karbon interaktif di lokasi.

QRIS, Shopee, dan AI: Digitalisasi UMKM Diperkuat

Transformasi digital menjadi agenda penting dalam KKI 2025. Dengan 57 juta pengguna QRIS dan 39,3 juta merchant (sebagian besar pelaku UMKM), BI terus memperluas ekosistem digital nasional. Kolaborasi juga dilakukan dengan berbagai platform e-commerce seperti Shopee, PaDi UMKM, serta penerapan teknologi seperti POS dan AI untuk memperluas pasar UMKM.

Inklusif dan Kolaboratif, untuk Semua Kalangan

Ajang ini juga menampilkan Langgam Dua Hati, pagelaran busana kolaboratif antara desainer muda daerah dan penyandang disabilitas. Regenerasi pelaku usaha pun digenjot melalui edukasi dan pertunjukan seni interaktif Cerita Tanpa Batas.

Selama 4 hari penyelenggaraan (7–10 Agustus), publik dapat mengikuti berbagai agenda, antara lain:

* Seminar pembiayaan hijau
* Diseminasi kajian green jobs
* Talkshow pariwisata dan korporatisasi UMKM
* Peluncuran buku Sejarah UMKM Indonesia
* Pagelaran seni budaya dari berbagai daerah

Seluruh rangkaian acara KKI 2025 dapat diakses secara daring melalui: Website: www.karyakreatifindonesia.co.id, Instagram & X: @bank_indonesia, YouTube: Bank Indonesia Official.(*)

Baca Juga