1. Beranda
  2. News

UINSU Sambut Pakar UMS: Bahas Masa Depan Teknologi Pangan dan Intervensi Gizi

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kualitas akademik dan internasionalisasi kampus melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar Internasional. Kegiatan yang berlangsung di Aula FKM UINSU ini menghadirkan narasumber istimewa: Prof. Dr. Mansoor Abd Hamid dari University Malaysia Sabah (UMS).

Dengan tema "Teknologi dan Modifikasi Pangan serta Intervensi", kuliah pakar ini menarik perhatian ratusan mahasiswa dan dosen yang antusias mengikuti rangkaian pemaparan dan diskusi ilmiah.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FKM UINSU, Dr. Nursapia Harahap, M.A., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan internasional seperti ini dalam mendukung pembelajaran berbasis global.

“Kita ingin membuka wawasan global mahasiswa, mengenalkan pendekatan-pendekatan mutakhir dalam pengembangan teknologi pangan dan intervensi gizi, agar kelak mereka siap bersaing di level internasional,” ujar Dr. Nursapia.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan FKM UINSU, antara lain:

* Wakil Dekan I, Dr. Hasrat Efendi Samosir, MA

* Wakil Dekan II, Dr. Asnil Aidah Ritonga, MA

* Wakil Dekan III, Dr. Irwansyah, MA
beserta para dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi.

Teknologi Pangan dan Intervensi Gizi: Kolaborasi untuk Masa Depan

Dalam penyampaian materinya, Prof. Dr. Mansoor Abd Hamid, yang dikenal sebagai pakar nutrisi tropis dan teknologi pangan komunitas, menekankan pentingnya sinergi antara teknologi pangan modern dengan pendekatan intervensi gizi lokal. Ia menggarisbawahi bahwa negara-negara Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk saling belajar dan berkolaborasi dalam menciptakan inovasi pangan yang berkelanjutan dan berdaya guna.

“Teknologi bukan hanya soal mesin atau digitalisasi, tapi juga bagaimana kita memodifikasi pangan agar tetap bergizi, aman, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Prof. Mansoor.

Kegiatan ini juga diramaikan dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengangkat berbagai isu aktual seperti gizi global, pangan fungsional, hingga tantangan stunting dan malnutrisi di era modern.

Komitmen FKM UINSU terhadap Kolaborasi Global

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FKM UINSU menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang progresif, adaptif, dan terbuka terhadap kolaborasi internasional, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat dan ilmu gizi.

Kuliah pakar ini menjadi bagian dari langkah strategis FKM UINSU dalam membangun jaringan akademik lintas negara dan mempersiapkan lulusan yang unggul serta kompetitif di kancah global.(*)

Baca Juga