1. Beranda
  2. News

BNCT dan Pemko Medan Bersinergi Bangun Sekolah Internasional dan Klinik Terapung di Belawan

Oleh ,

Ket: BNCT bersama Pemko Medan berkomitmen memperkuat kesejahteraan masyarakat Belawan melalui program pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.(Dok.PT BNCT/ist)

RUBIS.ID, MEDAN – PT Belawan New Container Terminal (PT BNCT) terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan di kawasan Medan Utara. Dalam audiensi bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Balai Kota Medan, BNCT memaparkan sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar berbagai sektor penting, mulai dari pendidikan, lingkungan, hingga kesehatan dan kesejahteraan nelayan.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, dihadiri oleh jajaran manajemen PT BNCT, yakni President Director Suffian Bin Abdul Manaf, Strategy Director Bunyamin Sukur, Corporate Secretary Rizki Affandi Nasution, serta Jestyn Koh dari DPWorld Asia Pacific. Turut hadir perwakilan PT Pelindo Regional 1, Mahadi Widigdo, selaku Regional Division Head Komersial Regional 1. Dari pihak Pemko Medan hadir Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kepala Bappeda Ferry Ichsan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar.

Dalam paparannya, Strategy Director PT BNCT Bunyamin Sukur menjelaskan empat fokus utama program keberlanjutan perusahaan.
Fokus pertama adalah pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berstandar internasional melalui DPWorld Foundation yang nantinya akan dikelola oleh Pemerintah Kota Medan. Sekolah ini direncanakan dibangun di atas lahan milik PT Pelindo (Persero) sebagai wujud dukungan BNCT terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di kawasan Belawan.

Program kedua mencakup penanaman mangrove dan penangkaran kepiting seluas 22 hektare. Program kolaboratif antara PT BNCT, DP World Foundation, dan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) ini bertujuan memperkuat ketahanan iklim, melindungi keanekaragaman hayati, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Selain itu, PT BNCT juga akan memberikan dukungan di bidang kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas medis dan ambulans. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan mengusulkan agar konsep floating clinic atau klinik terapung turut dikembangkan guna menjangkau masyarakat pesisir Belawan yang sulit diakses melalui jalur darat.

Program keempat difokuskan pada peningkatan kesejahteraan nelayan, melalui bantuan sarana dan fasilitas penunjang aktivitas melaut yang lebih aman dan produktif.

Wali Kota Medan, Rico Waas, mengapresiasi langkah PT BNCT yang tak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga peduli terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun Belawan sebagai kawasan yang tumbuh secara berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Namun saya berharap kerja sama ini tidak berhenti hanya pada seremoni, melainkan benar-benar diwujudkan,” ujarnya.

Sementara itu, Bunyamin Sukur menegaskan bahwa seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BNCT dan DPWorld dalam menciptakan dampak positif jangka panjang di wilayah operasionalnya.

“Kami percaya pembangunan berkelanjutan harus dimulai dari masyarakat sekitar. Melalui sinergi bersama Pemerintah Kota Medan dan Pelindo, kami ingin menghadirkan perubahan nyata bagi Belawan,” ungkapnya.

Pertemuan ini menandai langkah awal sinergi yang lebih erat antara BNCT dan Pemerintah Kota Medan. Kedua pihak sepakat menindaklanjuti pembahasan dengan langkah konkret agar seluruh program dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Belawan. (*)

Baca Juga