Wali Kota Medan, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Sinergi di Era Digital
Ket: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka kegiatan Muzakarah dan Diskusi Warga Nahdlatul Ulama (NU) Kota Medan di Aula H Anif, Kampus UINSU, Medan Timur, Sabtu (18/10/2025).(Dok.Pemko Medan/ ist)
RUBIS.ID, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan sinergi di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis. Menurutnya, kemajuan teknologi dan penggunaan gadget sering membuat interaksi sosial antaranggota keluarga dan masyarakat menjadi renggang.
“Sekarang ini banyak orang terlalu sibuk dengan HP-nya. Bahkan dalam satu rumah, orangtua bisa tidak tahu anaknya berkomunikasi dengan siapa. Ini yang bisa menimbulkan masalah di kalangan muda,” ujar Rico saat membuka Muzakarah dan Diskusi Warga Nahdlatul Ulama (NU) Kota Medan di Aula H Anif, Kampus UINSU, Jalan IAIN Medan Timur, Sabtu (18/10/2025).
Rico menilai, perkembangan teknologi memang membuat segalanya berjalan cepat, namun tidak semua orang mampu menyesuaikan diri. “Banyak yang larut dalam dunia maya dan melupakan kehidupan nyata. Jadi sangat penting dilakukan silaturahmi dan sinergi,” tegasnya.
Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Jagad, Membangun Peradaban: Sinergi dan Kolaborasi Keislaman Ahlusunah Wal Jama'ah, Kemanusiaan untuk Medan Bertuah” itu, menurut Rico, sejalan dengan upaya membangun karakter masyarakat yang beradab dan peduli lingkungan.
“Merawat jagad tidak selalu dimulai dengan langkah besar, tetapi dari kebiasaan sederhana yang konsisten dilakukan seperti membuang sampah pada tempatnya, tertib berlalu lintas, menggunakan helm, dan menjaga hubungan baik antar tetangga,” jelasnya.
Suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas ini juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi peradaban. “Dari keluarga yang kuat lahir manusia yang peduli, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi lingkungannya. Mari kita bangun SDM yang kuat, karena manusia yang terbangun akan merawat jagad, tapi kalau manusianya rusak justru akan merusak jagad,” ujarnya.
Rico juga mengajak warga NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan kemaslahatan umat. “Dakwah jangan hanya di mimbar, tapi juga hadir di jalan-jalan kehidupan umat. Tidak hanya sekadar ucapan, tapi sampai pada tindakan,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi umat, Wali Kota Medan membuka peluang pelatihan bagi Muslimat NU. “Kalau ada dari Muslimat NU yang ingin ikut pelatihan seperti membuat kue, menjahit, atau lainnya, sampaikan ke saya. Kita siapkan kuotanya,” ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta.
Acara tersebut turut dihadiri para tokoh NU, akademisi, dan perwakilan ormas Islam di Kota Medan, yang sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun peradaban dan kesejahteraan masyarakat.(*)