1. Beranda
  2. Daerah
  3. Ekonomi
  4. News

Galeri Investasi Resmi Hadir di Tebing Tinggi, OJK Dorong Masyarakat Melek Pasar Modal

Oleh ,

Ket: Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, bersama Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, meresmikan Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik Tebing Tinggi, Jumat (31/10/2025).(Dok.OJK)

RUBIS.ID, TEBING TINGGI — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Tebing Tinggi meresmikan Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tebing Tinggi, Jumat (31/10/2025). Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan Edukasi Keuangan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025.

Langkah ini menjadi upaya konkret memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di sektor pasar modal.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, mengatakan pembangunan Galeri Investasi merupakan hasil kolaborasi antara OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI), MNC Sekuritas, dan Pemerintah Daerah. Tujuannya, memperkuat akses masyarakat terhadap produk serta layanan keuangan formal.

“Melalui keberadaan Galeri Investasi ini, kami berharap dapat menjadi sarana edukasi, literasi, dan simulasi praktik investasi di pasar modal. Masyarakat, khususnya pelajar, mahasiswa, dan aparatur pemerintahan, diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya berinvestasi secara cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Khoirul.

OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus memperluas akses keuangan masyarakat, termasuk di sektor pasar modal. Provinsi Sumatera Utara menargetkan pembukaan empat Galeri Investasi baru hingga akhir 2025. Galeri Investasi Tebing Tinggi menjadi galeri kedua di lingkungan pemerintahan daerah setelah Kabupaten Langkat.

Data OJK menunjukkan, hingga Agustus 2025 terdapat 12.844 rekening Single Investor Identification (SID) di Tebing Tinggi, meningkat 14,62% dibanding Desember 2024. Hal ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat berinvestasi di pasar modal.

Selain itu, hingga September 2025, masyarakat Tebing Tinggi memiliki 1,3 juta rekening dana pihak ketiga (DPK) di perbankan serta 66.674 rekening pembiayaan yang telah tersalurkan. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan serta kontribusi industri keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, OJK juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kejahatan keuangan digital, seperti phishing, penipuan investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga judi online berkedok permainan digital.

Khoirul mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa legalitas lembaga keuangan melalui situs resmi ojk.go.id, serta melaporkan pengaduan melalui Kontak OJK 157 atau situs kontak157.ojk.go.id. Pengaduan terkait keuangan ilegal dapat disampaikan melalui sipasti.ojk.go.id, sedangkan untuk penipuan keuangan melalui iasc.ojk.go.id.

Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK dan BEI dalam memperluas literasi keuangan di daerahnya.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya berinvestasi secara cerdas untuk membangun masa depan yang sejahtera serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami juga berterima kasih kepada OJK, BEI, dan seluruh mitra yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini,” ujar Irdian.

Sementara itu, Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan komitmen BEI menghadirkan ekosistem investasi yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat.

“Melalui Galeri Investasi ini, kami ingin menyampaikan bahwa Pasar Modal Indonesia adalah milik rakyat. Siapa pun bisa menjadi investor dengan modal kecil, asalkan dibekali dengan pengetahuan yang cukup agar investasi memberi manfaat,” katanya.

OJK berharap keberadaan Galeri Investasi di Kota Tebing Tinggi dapat menjadi katalis pembentukan budaya investasi, memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi, serta mencetak generasi muda yang melek finansial dan mandiri secara ekonomi.(*)

Baca Juga