1. Beranda
  2. BUMN
  3. News

PLN Prioritaskan Keselamatan Masyarakat dalam Pemulihan Jaringan Pascabanjir di Sumut

Oleh ,

Ket Foto: Petugas PLN saat melakukan pembersihan dan pengecekan peralatan Pasca Banjir di GI Denai.(Dok.PLN)

RUBIS.ID, MEDAN – PT PLN (Persero) menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam upaya percepatan pemulihan jaringan listrik pascabanjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara.

Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Surya Sahputra Sitepu, menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah lokasi yang tergenang air serta akses yang terputus sehingga belum memungkinkan untuk dialiri listrik.

“Di sejumlah titik, ketinggian air masih bervariasi dan kondisi tanah belum stabil. Begitu area dinyatakan aman, pasokan listrik langsung kami pulihkan. Prinsip kami, keselamatan masyarakat menjadi hal utama,” ujar Surya, Jumat (29/11).

Hingga pukul 05.00 WIB, PLN telah berhasil memulihkan pasokan listrik bagi 214.267 pelanggan yang sebelumnya terdampak padam.
"Pelanggan yang sudah kembali menikmati layanan listrik adalah mereka yang wilayahnya telah dinyatakan aman, baik dari genangan air maupun potensi bahaya listrik lainnya. Sejumlah titik lain masih dalam proses percepatan pemulihan sesuai kondisi lapangan dan kebutuhan pengamanan teknis," tambah Surya.

Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara berdampak signifikan pada infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk 9 Gardu Induk (GI) yang terdampak: GI Denai, Labuhan, Labuhan Angin, Lamhotma, Mabar, Paya Pasir, Payageli, Martabe, dan Sibolga.
Selain itu, banyak tiang listrik yang roboh dan miring akibat banjir, serta 2 menara jaringan tegangan tinggi ikut terdampak longsor sehingga memerlukan penanganan lanjutan pada struktur dan jalur kabel.

Surya menambahkan, petugas PLN masih bersiaga di berbagai wilayah terdampak untuk melakukan pengecekan jaringan, pembersihan peralatan yang terendam, serta penggantian material rusak sebagai bagian dari percepatan pemulihan.
"Seluruh tahapan dilakukan dengan pengamanan ketat untuk memastikan jaringan yang kembali beroperasi tetap aman dan tidak menimbulkan gangguan berulang," tegasnya.

Untuk mempercepat pemulihan di lapangan, PLN juga bersinergi dengan pemerintah daerah dan BPBD, TNI/Polri, aparat kecamatan/desa, serta relawan dan masyarakat. Koordinasi ini diperlukan untuk membuka akses jalan, membersihkan area terdampak, dan mengamankan lokasi pemulihan.

“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh unsur di lapangan. Pemulihan ini bukan hanya soal teknis kelistrikan, tetapi upaya bersama agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan aman dan andal,” tutup Surya.(*)

Baca Juga