1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

Bulog Siaga Nataru 2026, 41 Ribu Ton Beras Disiapkan untuk Warga Sumut

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang kian dekat dipastikan tidak akan mengganggu ketersediaan pangan, khususnya beras, di Sumatera Utara. Perum Bulog memastikan stok pangan dalam kondisi aman, cukup, dan siap disalurkan ke masyarakat.

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen (Purn) TNI Marga Taufik, melakukan pengecekan langsung ke gudang Bulog Kanwil Medan untuk memastikan kesiapan stok menjelang meningkatnya permintaan kebutuhan pokok saat Nataru.

“Menghadapi Nataru biasanya terjadi peningkatan konsumsi bahan pangan. Untuk itu saya pastikan sendiri bahwa stok Bulog, khususnya beras, masih terus dipasok ke pasar tradisional, ritel modern, serta melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan pihak terkait,” ujar Marga Taufik, Selasa (23/12).

Ia menegaskan, secara nasional stok beras Bulog berada dalam kondisi sangat mencukupi, tidak hanya untuk kebutuhan Nataru, tetapi juga hingga Ramadan tahun depan. “Kita semua tahu bahwa stok beras Bulog secara nasional masih sangat cukup untuk kesiapan Nataru, bahkan sampai Ramadan tahun depan,” tegasnya.

Terkait kualitas beras, Marga memastikan seluruh stok yang tersimpan di gudang Bulog dikelola dan dirawat sesuai standar. Mulai dari pengaturan aerasi udara, kelembaban, kebersihan lingkungan gudang, hingga pengendalian hama dilakukan secara berkala.

“Beras Bulog dicek rutin oleh kepala gudang. Spraying dilakukan setiap 15 hari bila diperlukan dan fumigasi dilakukan sesuai tingkat dan jenis serangan hama,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Pemimpin Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara, Budi Cahyanto. Ia memastikan seluruh gudang Bulog di Sumut menjalankan prosedur pengelolaan dan perawatan stok secara ketat.

“Beras di gudang-gudang kami selalu dijaga dan dirawat sesuai prosedur yang berlaku. Kami juga memastikan pasokan ke pasar berjalan lancar,” kata Budi.

Selain itu, Bulog Kanwil Sumut terus memantau harga dan ketersediaan pangan di pasaran. Budi menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras selama momentum Nataru.

“Saya pastikan beras cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir. Kebutuhan Nataru tahun ini kami siapkan melalui program SPHP, termasuk untuk bantuan bencana alam,” ujarnya.

Sebagai informasi, Bulog Kanwil Sumatera Utara saat ini memiliki 12 titik pergudangan yang tersebar di 33 kabupaten/kota, dengan total stok beras mencapai sekitar 41.000 ton.(*)

Baca Juga