Lima Dapur SPPG Tanjungbalai Siap Beroperasi, Wakil Wali Kota Pastikan Standar Higienitas dan Kualitas Produksi

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota Tanjungbalai terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan monitoring langsung terhadap lima dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang siap beroperasi dan dijadwalkan segera diluncurkan.

Monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai sekaligus Ketua Satgas MBG, Muhammad Fadly Abdina, Selasa (6/1/2026), bersama jajaran tim terkait guna memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Adapun lima dapur SPPG yang menjadi fokus pemantauan yakni Yayasan Hijrah Bersama Masyarakat di Kelurahan Pahang dan Kelurahan Keramat Kubah, Yayasan Yuni Abadi Jaya di Kelurahan Gading, Yayasan Mahardhika Bakti Gemilang Nusantara di Kelurahan Sei Raja, serta Yayasan Pendidikan Islam Ar Ridho Tanjungbalai di Kelurahan Selat Tanjung Medan.

“Melalui kunjungan ini, kami memastikan seluruh dapur SPPG, baik yang telah maupun yang akan beroperasi, telah sesuai dengan standarisasi Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari proses memasak, produksi hingga pendistribusian makanan ke sekolah,” ujar Muhammad Fadly.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota turut didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Tajul Abrar serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menjelaskan, pengawasan terhadap dapur SPPG akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan unsur camat, lurah, serta perangkat wilayah setempat.

“Hasil monitoring ini akan segera kami tindak lanjuti agar anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat benar-benar mendapatkan layanan pangan bergizi yang optimal,” tambahnya.

Muhammad Fadly juga mengungkapkan bahwa saat ini telah terdapat 10 dapur SPPG yang beroperasi di Kota Tanjungbalai. Dengan tambahan lima dapur baru ini, layanan pangan bergizi akan menjangkau siswa dari jenjang TK hingga SMA secara lebih merata.

Selain itu, para pengelola dapur diminta segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, termasuk uji laboratorium bahan makanan serta sertifikasi kebersihan. Pemerintah Kota Tanjungbalai juga mengoordinasikan pengelolaan sampah dapur agar tidak mengganggu kebersihan dan higienitas lingkungan sekitar.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan pengawasan yang ketat, Pemko Tanjungbalai berharap program SPPG mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta membangun generasi sehat dan berkualitas di Kota Tanjungbalai.(CR)

Komentar

Loading...