Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadhan, Wali Kota Tanjungbalai Bersama Forkopimda Sidak Pasar
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Mengantisipasi kenaikan harga komoditas bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Suprapto, Senin (9/2/2026).
Dalam sidak tersebut, Wali Kota mendapati adanya kenaikan sejumlah bahan pokok. Harga cabai merah biasa naik dari Rp38.000/kg menjadi Rp40.000/kg. Daging ayam bersih sebelumnya Rp42.000/kg naik menjadi Rp45.000/kg. Bawang merah juga mengalami kenaikan tipis, sementara harga tomat melonjak dari kisaran Rp8.000/kg menjadi Rp15.000/kg.
Kenaikan turut terjadi pada minyak goreng curah dari Rp18.000/kg menjadi Rp19.000/kg. Minyak Kita naik Rp1.000 menjadi Rp18.000/kg, begitu juga gula pasir yang naik Rp1.000/kg. Harga telur ayam tercatat Rp28.800 per papan (isi 30 butir) atau mulai dari Rp1.300 per butir. Daging lembu dijual sekitar Rp130.000/kg.
Untuk komoditas beras, premium merek Payung dan Ramos berada di harga Rp16.000/kg, medium Payung Rp15.000/kg, serta Naga Hitam (Napoleon) Rp13.500/kg. Sementara komoditas lainnya relatif stabil.
“Kita telah meninjau Pasar Suprapto yang merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Tanjungbalai. Dari hasil pemantauan, ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan. Saya sudah meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian agar terus memantau dan mengendalikan harga supaya tetap dalam batas kewajaran,” ujar Mahyaruddin.
Ia menambahkan, secara umum ketersediaan bahan pokok masih aman dan situasi tetap terkendali meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.
Sebagai langkah antisipasi menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Bagian Perekonomian akan menggelar program intervensi, seperti pasar murah yang direncanakan berlangsung pekan ini bekerja sama dengan Bulog Divre Kisaran.
Selain itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) juga akan melaksanakan operasi pasar di sejumlah pasar tradisional di Kota Tanjungbalai.
Usai sidak di Pasar Suprapto, Wali Kota bersama rombongan meninjau agen Gas Elpiji subsidi 3 kilogram di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso. Di lokasi tersebut, Wali Kota memastikan stok dan harga distribusi gas menjelang Ramadhan.
Manager Agen Gas Elpiji subsidi 3 kg, Mukhtaruddin, menjelaskan bahwa stok gas di wilayah Sei Tualang Raso dalam kondisi cukup. Agen tersebut mendistribusikan 1.120 tabung per hari ke 29 pangkalan. Harga jual dari agen ke pangkalan sebesar Rp15.000 per tabung, pangkalan menjual ke pengecer Rp16.000, dan pengecer ke konsumen berkisar Rp17.000 hingga Rp18.000.
Menanggapi hal itu, Wali Kota menegaskan agar seluruh agen dan pangkalan tetap menjaga pelayanan serta tidak melakukan praktik curang selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Kami berharap tidak ada praktik nakal di lapangan. Pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga sesuai ketentuan,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai memastikan masyarakat dapat menyambut Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok maupun ketersediaan gas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Pabung Kodim 0208/AS Mayor Inf. Endar Siregar mewakili Dandim 0208/AS, Kasat Reskrim AKP Bram Chandra mewakili Kapolres Tanjungbalai, Kasubsi II Bidang Ekonomi Haposan Sibarani mewakili Kajari Tanjungbalai, Asisten Ekbang Tajul Abrar Nur Ritonga, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Muslim, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Wiwi Fitria, Kasatpol PP Pahala Zulfikar, Kabag Perekonomian Rini Diana, Plt Kepala Dinas Perhubungan Elvandia serta sejumlah pimpinan OPD lainnya. (CR)