1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. News
  4. Perbankan

Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif

Oleh ,

Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) berfoto bersama usai kegiatan Coffee Morning Bersama Bank Sumut bertema “Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi” di Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Rabu (11/2/2026).(Dok.Bank Sumut)

RUBIS.ID, MEDAN – Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) menegaskan komitmennya menjalankan transformasi perusahaan guna mendorong kinerja keuangan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Penataan struktur organisasi, akselerasi digitalisasi layanan, serta penguatan pembiayaan sektor produktif menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning Bersama Bank Sumut bertema Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi yang digelar Rabu (11/2). Transformasi ini dipandang sebagai langkah strategis di tengah perubahan pola layanan keuangan yang semakin digital, tuntutan efisiensi operasional, serta kebutuhan memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Dalam konteks nasional, penguatan peran bank pembangunan daerah dinilai semakin penting sebagai penghubung pembiayaan pembangunan wilayah, termasuk dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komisaris Utama Bank Sumut, Firsal Mutyara, menyampaikan bahwa perubahan organisasi merupakan tindak lanjut dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada November 2025, termasuk penetapan kepemimpinan baru dan penyesuaian struktur organisasi agar koordinasi dan kolaborasi kerja semakin efektif.

“Manajemen menargetkan pertumbuhan jangka panjang sejalan dengan dorongan pemegang saham dan arah penguatan daya saing bank daerah yang terus didorong regulator,” ujar Firsal.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menegaskan bahwa transformasi merupakan kebutuhan mendesak agar bank tetap relevan di tengah dinamika ekonomi dan perubahan perilaku nasabah.

“Transformasi bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan agar bank tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi, ekonomi, dan perilaku masyarakat,” katanya.

Strategi transformasi dijalankan melalui konsolidasi internal, penataan organisasi, percepatan digitalisasi, serta penguatan peran sebagai mitra pemerintah daerah dan masyarakat. Bank Sumut juga memfokuskan penguatan pada tiga aspek utama, yakni menjaga fundamental kelembagaan yang sehat, menghadirkan layanan digital yang mudah diakses, serta memperluas dukungan terhadap UMKM dan sektor produktif.

Digitalisasi ditempatkan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi proses bisnis, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan. Di sisi lain, peningkatan pembiayaan produktif diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama bagi pertumbuhan usaha lokal.

“Peran bank daerah tidak hanya soal bisnis, tetapi juga memperluas inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Itu yang terus kami perkuat,” tegas Heru.

Melalui langkah transformasi ini, Bank Sumut menargetkan tidak hanya peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga peningkatan akses layanan keuangan bagi masyarakat serta dukungan nyata terhadap aktivitas ekonomi daerah. Bank Sumut optimistis dapat berkembang menjadi lembaga keuangan daerah yang modern, kompetitif, dan tetap dekat dengan kebutuhan publik.(*)

Baca Juga