Wali Kota Tanjungbalai Buka Turnamen Strong Billiard “Nine Ball Tournament 2026”
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Mahyaruddin Salim secara resmi membuka Turnamen Billiard “Strong Billiards Nine Ball Tournament 2026” Season 2 yang digelar di Strong Cafe and Billiard, Jalan Sudirman, Jumat (13/2/2026).
Turnamen yang memperebutkan Piala Brother Sagala 08 tersebut diinisiasi oleh Strong Cafe and Billiard sebagai upaya mendorong pembinaan dan pengembangan olahraga billiard di Kota Tanjungbalai dan sekitarnya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua KONI Kota Tanjungbalai Bambang Rubiarsono, pemilik Strong Cafe and Billiard Tommy, Plt Kadisporapar Dewi Yanti, Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna, pimpinan OPD, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menyambut baik terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai ajang ini bukan hanya sebagai sarana silaturahmi para pecinta billiard, tetapi juga menjadi momentum untuk menyaring bibit-bibit atlet potensial.
“Turnamen ini sebagai ajang menyaring bibit-bibit atlet di olahraga billiard dan semakin memasyarakatkan olahraga ini. Semoga prestasi Kota Tanjungbalai di cabang billiard dan lainnya semakin meningkat dengan pembinaan berkelanjutan,” ujar Mahyaruddin.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sehingga melahirkan lebih banyak atlet berprestasi. “Semakin banyak turnamen-turnamen yang ada di Kota Tanjungbalai nantinya, makin banyak pula bibit-bibit atlet yang muncul,” tambahnya.
Menurutnya, olahraga billiard bukan sekadar permainan, tetapi juga olahraga yang mengasah konsentrasi, strategi, dan sportivitas tinggi. “Bermainlah dengan jujur, tunjukkan skill terbaik, dan junjung tinggi persaudaraan. Kalah menang itu biasa,” pungkasnya.
Sementara itu, Tommy selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, khususnya kepada Wali Kota yang hadir langsung membuka turnamen.
Ia menjelaskan, tujuan turnamen ini adalah menggali potensi atlet billiard di Kota Tanjungbalai dan sekitarnya. Selama ini, menurutnya, cukup sulit menemukan atlet berbakat tanpa adanya kompetisi yang berkelanjutan.
Turnamen yang digelar pada 13 hingga 15 Februari 2026 ini diikuti sebanyak 100 peserta dari Kota Tanjungbalai, Asahan, dan Labura, dengan total hadiah sebesar Rp30.000.000 berupa uang pembinaan dan piala.
Adapun rincian hadiah yakni Juara I memperoleh Rp10.000.000 dan piala, Juara II Rp5.000.000 dan piala, Semifinalis I Rp2.000.000 dan piala, Semifinalis II Rp1.500.000 dan piala, serta peringkat 5 hingga 8 masing-masing Rp500.000.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan bola pertama oleh Wali Kota Mahyaruddin Salim sebagai simbol dimulainya pertandingan. (CR)