1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. News

BULOG Sumut Siap Salurkan 35.136 Ton Beras dan 7 Juta Liter Minyak Goreng Selama Ramadan 2026

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara menegaskan kesiapan penuh dalam menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) kepada masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriah atau Februari–Maret 2026. Penyaluran bantuan ini akan dilakukan setelah penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional diterbitkan.

Berdasarkan rencana pemerintah, bantuan yang diberikan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per penerima. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026, yang akan disalurkan sekaligus guna membantu masyarakat memenuhi sebagian kebutuhan pangan selama Ramadan.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan agar proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Perum BULOG Kanwil Sumatera Utara siap menyalurkan Bantuan Pangan sesuai dengan penugasan Pemerintah. Stok pangan dalam kondisi aman dan sistem distribusi telah dipersiapkan, sehingga apabila penugasan penyaluran telah ditetapkan, BULOG dapat langsung melaksanakan penyaluran kepada masyarakat,” ujar Budi kepada wartawan melalui press rilis, Kamis (19/2).

Untuk wilayah Sumatera Utara, jumlah PBP yang direncanakan menerima bantuan pada periode Februari dan Maret 2026 tercatat sebanyak 1.756.846 penerima. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan alokasi periode Oktober dan November 2025 yang berjumlah 844.696 PBP.

Dengan total penerima tersebut, BULOG Sumut memproyeksikan kebutuhan pasokan mencapai 35.136 ton beras dan 7.027.384 liter minyak goreng.

“Jumlahnya sangat signifikan, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi upaya bersama Tim TPID Pemprov dan Pemkab/Pemkot dalam pengendalian inflasi pangan, terutama saat bulan puasa Ramadan,” tambah Budi.

BULOG memastikan stok pangan dalam kondisi aman dan siap didistribusikan segera setelah penugasan resmi diterbitkan. Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam menghadapi lonjakan kebutuhan rumah tangga selama Ramadan 2026.(*)

Baca Juga