BULOG Kirim 2.280 Ton Beras Perdana untuk Jamaah Haji 2026 ke Arab Saudi

Ket: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memimpin Rapat Koordinasi Terbatas bersama jajaran terkait di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, membahas kesiapan pengiriman 2.280 ton beras premium oleh Perum BULOG untuk kebutuhan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026.(Dok.Bulog)

RUBIS.ID, JAKARTA – Perum BULOG memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Senin (23/2/2026).

Rakortas dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam konferensi persnya, ia menyampaikan bahwa pengiriman tahap pertama akan segera dilakukan sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap pelayanan konsumsi jamaah haji di Tanah Suci.

“Untuk perdana ini sekitar 2.280 ton. Nanti akan dilanjutkan ke negara lain, tapi ini perdana ke Arab Saudi 2.280 ton,” ujar Zulkifli Hasan.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan logistik telah dipersiapkan secara matang guna memastikan pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor.

Menurutnya, pengiriman tahap pertama diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal di Arab Saudi. Distribusi dilakukan melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hingga maksimal 45 hari.

“Pengiriman akan dilakukan dalam dua tahap menggunakan dua kapal untuk menjaga kelancaran distribusi. Kami memastikan kualitas produk, ketepatan waktu, serta keamanan pengiriman,” ujarnya.

BULOG juga memastikan bahwa ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras dalam negeri. Stok nasional disebut dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar dari petani Indonesia yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal.

Sebelumnya, BULOG turut melakukan promosi dan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah untuk memperluas akses pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah. Respons positif dari importir dan penyedia katering haji dan umrah semakin memperkuat optimisme bahwa beras Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Melalui pengiriman ini, BULOG menegaskan komitmennya menjalankan penugasan pemerintah secara profesional dan akuntabel, sekaligus memperkuat diplomasi pangan nasional di tingkat internasional.(*)

Komentar

Loading...