Pasar Murah Ramadan di Teladan Barat Diserbu Warga, Lurah Indra: Bukti Kepedulian dan Kebersamaan
RUBIS.ID, MEDAN – Kegiatan Pasar Murah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang digelar di Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Medan, berlangsung tertib dan lancar, Kamis (26/2/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Lurah Teladan Barat, Indra, ST, mengatakan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kelurahan dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok di tengah fluktuasi harga menjelang Ramadan.
“Kegiatan Pasar Murah ini kami laksanakan untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan. Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi dan kegiatan berjalan tertib serta lancar,” ujar Indra di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan pasar murah tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari perangkat kelurahan, panitia pelaksana, hingga masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dan bersama-sama menjaga ketertiban. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat Teladan Barat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Warga mengaku sangat terbantu, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan saat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Pemerintah Kelurahan Teladan Barat berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di lingkungan setempat.
Dengan pelaksanaan yang aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, Pasar Murah Ramadan di Teladan Barat menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi selama bulan suci.(*)




Komentar