1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. News
  4. Perbankan

Buka Puasa Bersama, Manajemen PT Bank Sumut Tekankan Transformasi dan Profesionalisme

Oleh ,

Ket Foto: Direktur Utama PT Bank Sumut Heru Mardiansyah bersama jajaran komisaris dan direksi berfoto bersama anak-anak yatim usai penyerahan santunan dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Ramadan 1447 Hijriah di Aula Bank Sumut, Medan, Kamis (26/2).(Dok.Bank Sumut)

RUBIS.ID, MEDAN – Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, mengajak seluruh pegawai untuk “naik kelas dari dalam” dengan bersama-sama bertumbuh, berprestasi, dan berubah. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Aula Bank Sumut, Kamis (26/2), dalam rangka memaknai ibadah Ramadan 1447 Hijriah secara lebih mendalam.

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring (hybrid) ini dihadiri Komisaris Utama Firsal Mutyara, Komisaris Independen Erlina, Komisaris Non Independen Agus Fatoni, Direktur Kepatuhan Eksir, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Sandhy Sofian, serta jajaran pimpinan, pegawai, dan Rukun Wanita Bank Sumut. Acara juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim dan tausyiah oleh Ustadz Abdel Muhadir Ritonga.

Heru Mardiansyah menegaskan bahwa buka puasa bersama kali ini menjadi yang pertama digelar dalam format hybrid. Namun, menurutnya, yang terpenting adalah pesan yang ingin ditekankan kepada seluruh insan perusahaan.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kita ingin memaknainya sebagai waktu untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai puasa seperti disiplin, pengendalian diri, dan kejujuran memiliki kaitan erat dengan kinerja perbankan. Transformasi, kata Heru, tidak dapat hanya dilakukan oleh manajemen, melainkan harus melibatkan seluruh pegawai.

“Kalau kita ingin hasil yang lebih baik, maka cara kerja kita juga harus lebih baik. Mari kita gunakan bulan ini untuk merefleksikan cara kita bekerja, memperkuat integritas, dan menjaga profesionalisme,” tambahnya.

Sementara itu, Komisaris Non Independen Agus Fatoni menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas pribadi selama Ramadan yang berdampak pada capaian organisasi.

“Kalau setiap tahun kualitas pribadi kita meningkat, maka kinerja organisasi juga seharusnya meningkat. Target kita sederhana: capaian tahun ini lebih baik dari tahun lalu, dan tahun depan lebih baik lagi,” kata Fatoni.

Menurutnya, pertemuan secara langsung maupun virtual dalam kegiatan buka puasa bersama menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi internal. Silaturahmi dinilai penting agar komitmen seluruh jajaran tetap sejalan dalam mencapai target perusahaan.

Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan melalui penyerahan santunan kepada 20 anak yatim sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan.(*)

Baca Juga