1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. News

Melalui GERAK Syariah, OJK Tingkatkan Pemahaman Keuangan Santri di Medan

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan edukasi keuangan syariah kepada santri dan santriwati di Pondok Pesantren Usman Syarif, Kota Medan, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang bertujuan memperluas pemahaman masyarakat mengenai prinsip, produk, dan layanan keuangan syariah melalui berbagai program edukasi di sejumlah daerah di Indonesia.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah menjadi salah satu fokus OJK dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang diselenggarakan OJK bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan konvensional tercatat sebesar 66,46 persen dengan indeks inklusi keuangan konvensional sebesar 79,71 persen.

Sementara itu, indeks literasi keuangan syariah tercatat sebesar 43,42 persen dan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen.
Menurut Khoirul, data tersebut menunjukkan bahwa potensi pengembangan keuangan syariah di Indonesia masih sangat besar.

“OJK akan terus memperkuat berbagai program edukasi serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan agar pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah semakin meningkat dan mendorong pemanfaatan produk serta layanan keuangan syariah secara lebih luas,” ujarnya.

Melalui berbagai program edukasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan, OJK berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, baik konvensional maupun syariah, dapat terus meningkat sehingga capaian pada survei berikutnya di tahun 2026 menunjukkan hasil yang lebih baik.

Dalam momentum bulan Ramadan, OJK bersama berbagai pihak juga melaksanakan kampanye GERAK Syariah yang melibatkan pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi industri, kementerian dan lembaga terkait, serta para tokoh dan penggerak literasi keuangan syariah.

Pimpinan Pondok Pesantren Usman Syarif, Hamzah Fanshuri Saragih, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut di lingkungan pesantren.

Kegiatan edukasi ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga, antara lain Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara yang memberikan pemaparan mengenai literasi keuangan, pengelolaan keuangan yang bijak, serta pemahaman produk dan layanan keuangan syariah kepada para santri dan santriwati.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah secara bijak dan sesuai prinsip syariah.(*)

Baca Juga