Khidmat dan Penuh Haru, Sholat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Segitiga Lubuk Pakam Dipimpin Ustadz Rizqi Almaajid
RUBIS.ID, LUBUK PAKAM — Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Segitiga Lubuk Pakam. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru memadati lokasi sejak pagi hari untuk menunaikan ibadah secara berjamaah, menandai kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Lubuk Pakam, Wahyu Rismiana, yang ikut berbaur bersama masyarakat dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Kehadirannya menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Bertindak sebagai khotib, Rizqi Almaajid menyampaikan khutbah yang menyentuh hati dan penuh makna. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk merenungi makna Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam hubungan sosial antar sesama manusia.
Dalam khutbahnya, terdapat dua poin penting yang menjadi penekanan. Pertama, pentingnya menjaga kerukunan antar sesama. Dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam, persatuan dan saling menghargai menjadi kunci utama dalam menciptakan kedamaian. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi.
Kedua, ia mengajak seluruh jamaah untuk menumbuhkan rasa cinta dan saling memaafkan. Idul Fitri disebut sebagai momentum terbaik untuk membuka hati, menghapus segala khilaf dan kesalahan, serta mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang.
Pelaksanaan sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan lancar, mencerminkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan masyarakat. Momen ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dengan berakhirnya rangkaian ibadah Ramadan dan dimulainya bulan Syawal, diharapkan seluruh umat Muslim dapat membawa nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama Ramadan ke dalam kehidupan sehari-hari, serta terus menjaga semangat kebersamaan demi terciptanya masyarakat yang damai dan sejahtera.(Kael)