Konsumsi Pertamax Series Melonjak Saat Lebaran 2026, Jadi Pilihan Utama Pemudik
RUBIS.ID, JAKARTA – Produk bahan bakar berkualitas dari PT Pertamina (Persero), khususnya Pertamax Series, menjadi primadona masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Hal ini tercermin dari lonjakan konsumsi signifikan berbagai varian Pertamax sepanjang Ramadan hingga Idulfitri dibandingkan rata-rata harian Januari 2026.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan peningkatan konsumsi ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memilih bahan bakar berkualitas untuk menunjang perjalanan jarak jauh.
“Perjalanan mudik identik dengan jarak tempuh panjang dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Karena itu, banyak masyarakat memilih Pertamax Series untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal,” ujar Baron melalui keterangan pers nya, Rabu (25/3)..
Pada puncak arus mudik H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, konsumsi Pertamax (RON 92) tercatat meningkat 11,8 persen dibandingkan rata-rata harian normal. Sementara itu, Pertamax Green (RON 95) mencatat lonjakan tertinggi hingga 94,7 persen, menandakan meningkatnya minat terhadap bahan bakar ramah lingkungan.
Adapun Pertamax Turbo, yang diperuntukkan bagi kendaraan berperforma tinggi, juga mengalami kenaikan konsumsi sebesar 34,5 persen dibandingkan periode normal.
Baron menambahkan, peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri menjadi faktor utama naiknya konsumsi energi, baik untuk kebutuhan mudik maupun liburan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah strategis.
Perusahaan memastikan ketersediaan energi dengan menambah stok sejak awal, serta menghadirkan layanan tambahan di jalur mudik dan destinasi wisata. Layanan tersebut meliputi SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, serta titik layanan energi di lokasi strategis.
“Kami berupaya memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran tetap aman dan nyaman hingga arus balik berakhir,” kata Baron.
Meski demikian, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak. Hal ini sejalan dengan dinamika global, termasuk pengaruh konflik di Timur Tengah terhadap kondisi energi dunia.
“Partisipasi masyarakat dalam menjaga konsumsi energi sesuai kebutuhan sangat penting untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG tetap terjaga,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang berperan dalam transisi energi, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya ini dilakukan melalui transformasi perusahaan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.(*)