1. Beranda
  2. Daerah
  3. News

IMA Madina Pekanbaru Gelar Halal Bihalal dan Dialog Interaktif, Perkuat Solidaritas untuk Mandailing Natal Maju

Oleh ,

RUBIS.ID, PANYABUNGAN – Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus dialog interaktif dalam suasana penuh khidmat, hangat, dan sarat semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merajut ukhuwah serta memperkuat solidaritas antaranggota, kader, alumni, dan mahasiswa paguyuban dari berbagai daerah.

Acara yang berlangsung di Dilan Coffee Shop ini mengusung tema “Merajut Ukhuwah di Idul Fitri, Menguatkan Solidaritas Anggota, Kader dan Alumni IMA Madina Pekanbaru dalam Membangun Mandailing Natal yang Berkemajuan.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh elemen keluarga besar IMA Madina Pekanbaru, mulai dari pengurus, anggota aktif, hingga alumni. Kehadiran mahasiswa dari berbagai paguyuban daerah juga turut menambah semarak sekaligus memperkuat jaringan kebersamaan di perantauan.

Ketua Umum IMA Madina Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang konsolidasi moral dan intelektual bagi mahasiswa Mandailing Natal.

“Halal bihalal ini adalah titik temu hati dan pikiran. Kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk hadir sebagai generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan Mandailing Natal,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal IMA Madina Pekanbaru, Aji Pangestu, menekankan pentingnya konsistensi gerakan mahasiswa agar tidak berhenti pada tataran wacana.

“Kita tidak kekurangan forum, tetapi sering kali kekurangan keberlanjutan. Apa yang dibahas hari ini harus menjadi pijakan gerakan ke depan. Mahasiswa tidak boleh hanya kuat di ruang diskusi, tetapi juga hadir dalam realitas sosial—mengawal kebijakan, mengkritisi ketimpangan, dan berdiri bersama masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar organisasi mahasiswa saat ini adalah menjaga integritas dan keberpihakan. Menurutnya, hilangnya keberanian dan idealisme hanya akan menyisakan formalitas dalam organisasi.

Ketua Pelaksana kegiatan, Mhd Sopian Pulungan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan kolektif mahasiswa untuk menjawab berbagai tantangan sosial di daerah.

Dialog interaktif yang menjadi inti kegiatan berlangsung dinamis dan penuh gagasan kritis. Sejumlah isu strategis seperti pembangunan daerah, peran pemuda, serta kontribusi mahasiswa dalam mendorong perubahan positif di Mandailing Natal menjadi fokus utama pembahasan.

Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban, mencerminkan kuatnya soliditas dan semangat persaudaraan di tubuh IMA Madina Pekanbaru. Melalui kegiatan ini, organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah perjuangan intelektual dan sosial bagi mahasiswa Mandailing Natal, sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan daerah.(RR)

Baca Juga