1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

PLN UID Sumut Gandeng Industri dan Kampus, Tambah Daya 49,99 MVA untuk Dorong Ekonomi

Oleh ,

Penyerahan Kompor listrik dari Direktur Distribusi PLN kepada Rektor UMSU sebagai wujud dukungan electrifying lifestyle.(Dok.PLN)

RUBIS.ID, MEDAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. Komitmen ini diwujudkan lewat penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pelanggan dari sektor industri dan akademik, dengan total tambahan daya mencapai 49,99 MVA.

Penandatanganan berlangsung pada Sabtu (28/3) di Kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan. Momentum ini dinilai strategis untuk mempererat sinergi antara PLN dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara.

Tambahan daya tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi sekaligus kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN. Kolaborasi lintas sektor ini juga diharapkan mampu mendorong produktivitas industri, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri, EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, serta jajaran manajemen lainnya.

Dari pihak pelanggan, hadir perwakilan sejumlah perusahaan dan institusi pendidikan, di antaranya PTPN II, PT Musim Mas, serta Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“PLN siap memberikan pelayanan terbaik dengan didukung sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Energi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri dan pendidikan di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai enabler pembangunan yang membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyebut capaian penambahan daya sebesar 49,99 MVA sebagai sinyal positif meningkatnya kebutuhan energi di wilayah tersebut.

“Permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring geliat ekonomi daerah. Ini mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara,” katanya.

PLN, lanjut Mundhakir, akan terus mengedepankan pelayanan prima sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik. Dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat, PLN juga mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan.

Melalui penandatanganan SPJBTL dan MoU ini, PLN UID Sumatera Utara tidak hanya memperkuat kinerja penjualan tenaga listrik, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional menuju energi bersih dan berkelanjutan.(*)

Baca Juga