1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. News
  4. Perbankan

Komisi II DPR RI Dorong Bank Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Oleh ,

Ket: Rombongan Komisi II DPR RI bersama jajaran pemerintah daerah dan manajemen PT Bank Sumut (Perseroda) mengikuti rapat kunjungan kerja spesifik di Medan, Rabu (1/4), dalam rangka memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah.(Dok.Bank Sumut)

RUBIS.ID, MEDAN – PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pilar utama penggerak perekonomian daerah. Hal ini mendapat perhatian nasional melalui kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI pada Rabu (1/4), dalam rangka penguatan fungsi pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Bank Sumut sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Agenda ini turut dihadiri oleh Bima Arya, Muhammad Bobby Afif Nasution, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta jajaran pejabat strategis lainnya. Dari internal Bank Sumut, hadir Komisaris Utama Firsal Ferial Mutyara, Direktur Utama Heru Mardiansyah, Direktur Kepatuhan Eksir, serta Direktur TI dan Operasional Sandhy Sofian.

Ketua Tim Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menegaskan bahwa Bank Sumut merupakan BUMD strategis yang memiliki peran vital dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah, khususnya melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembiayaan sektor produktif.

“Bank Sumut memiliki posisi yang sangat penting dalam ekosistem pembangunan daerah. Dengan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis Bank Sumut dapat terus meningkatkan kontribusinya, baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi maupun memperluas akses keuangan masyarakat,” ujar Bahtra.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sumut tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga berfungsi sebagai katalis pembangunan dengan menghubungkan kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam pembiayaan UMKM, sektor produktif, serta proyek strategis daerah.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, turut menekankan pentingnya penguatan BUMD sebagai pilar ekonomi daerah yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.

“BUMD seperti Bank Sumut harus menjadi lokomotif ekonomi daerah. Dengan tata kelola yang kuat dan transformasi berkelanjutan, BUMD dapat menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan apresiasi atas kinerja Bank Sumut yang dinilai konsisten dan solid dalam mendukung agenda pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Bank Sumut adalah mitra strategis pemerintah daerah. Ke depan, kami mendorong Bank Sumut untuk terus naik kelas, memperluas inovasi, dan memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menjelaskan bahwa kinerja perseroan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan aset yang melampaui rata-rata perbankan regional, peningkatan dana pihak ketiga, serta ekspansi kredit ke sektor produktif.

“Bank Sumut terus memperkuat perannya sebagai agen pembangunan daerah. Kami fokus pada pembiayaan sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi riil, khususnya UMKM dan sektor unggulan daerah,” jelas Heru.

Ke depan, Bank Sumut akan terus mempercepat transformasi melalui digitalisasi layanan, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.

Dengan semangat “Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi,” Bank Sumut berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi Sumatera Utara melalui layanan keuangan yang inklusif, mendorong kemandirian daerah, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.(*)

Baca Juga