TP PKK Medan Dorong Deteksi Dini Kanker Payudara, Airin Rico Waas: Edukasi Harus Diperluas
RUBIS.ID, MEDAN – Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, menegaskan komitmennya dalam mendorong gerakan deteksi dini kanker payudara sebagai langkah penting untuk menekan risiko komplikasi dan meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (1/4/2026). Pertemuan ini menjadi forum diskusi terkait kondisi kasus kanker payudara di sejumlah rumah sakit di Kota Medan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam memperkuat upaya pencegahan.
Airin menilai kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit yang banyak dialami perempuan, sehingga diperlukan langkah serius melalui edukasi kesehatan yang lebih luas dan masif.
“Kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, untuk melakukan pemeriksaan sejak dini harus terus ditingkatkan. Edukasi menjadi kunci agar gejala bisa dikenali lebih awal,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemanfaatan berbagai media komunikasi yang mudah diakses masyarakat untuk menyebarkan informasi kesehatan. Salah satu yang dinilai efektif adalah konten edukatif seperti podcast singkat yang membahas pengenalan kanker payudara hingga cara melakukan skrining awal secara mandiri.
Selain itu, Airin menekankan pentingnya dukungan psikologis bagi pasien kanker payudara. Menurutnya, kader PKK memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan mental kepada pasien dan keluarga agar tetap kuat selama menjalani proses pengobatan.
Sementara itu, perwakilan FK USU, Ivana Alona, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjalankan penelitian bersama SingHealth Duke-NUS Global Health Institute, Singapura.
Penelitian ini bertujuan memperkuat sistem deteksi dini kanker payudara melalui kolaborasi antara keluarga, komunitas, tenaga kesehatan, serta dukungan kebijakan layanan kesehatan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan kanker payudara di Kota Medan sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.(*)
Sumber: Pemko Medan