1. Beranda
  2. Daerah
  3. News

Pemko Tanjungbalai Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pangan Aman Lewat FKP dan Advokasi Penilaian 2026

Oleh ,

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan sistem pangan yang aman melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini diwujudkan lewat kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) dan advokasi penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan, di Aula Bapperida Kota Tanjungbalai, Rabu (8/4/2026).

Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung, mewakili Wali Kota Tanjungbalai menghadiri kegiatan tersebut sekaligus menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program strategis ini.

Menurutnya, kegiatan FKP menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam sektor keamanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi.

“Pemerintah Kota Tanjungbalai sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Terlebih, Tanjungbalai dipercaya sebagai salah satu daerah perwakilan dalam penilaian kabupaten/kota pangan aman tahun 2026,” ujar Nurmalini.

Ia menjelaskan, Pemko Tanjungbalai telah melibatkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai sektor utama, yakni Bapperida, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DPPPK).

Lebih lanjut, Nurmalini menegaskan pihaknya akan terus mendorong berbagai inovasi guna menjamin keamanan pangan di daerah, termasuk melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi.

“Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak di Kota Tanjungbalai, dapat mengonsumsi makanan yang aman dan sehat. Ini penting untuk menciptakan generasi emas yang berkualitas di masa mendatang,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung terciptanya sistem pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan di Kota Tanjungbalai.

Program Kabupaten/Kota Pangan Aman sendiri merupakan upaya untuk menjamin keamanan pangan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga konsumsi (from farm to table), yang membutuhkan peran aktif seluruh pihak dalam mengawal keamanan pangan secara komprehensif.

Dengan langkah kolaboratif ini, Pemko Tanjungbalai optimistis visi mewujudkan Tanjungbalai Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera dapat tercapai. (CR)

Baca Juga