1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. Nasional
  5. News

Kolaborasi Telkom dan PGN Dorong Data Center Ramah Lingkungan Berbasis Energi Rendah Karbon

Oleh ,

Teks foto: Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk disaksikan jajaran manajemen dan perwakilan mitra di Jakarta, Jumat (10/4).(Dok.PGN)

RUBIS.ID, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) resmi menjalin kolaborasi strategis guna mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan ekosistem green digital infrastructure di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, dan Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, di Jakarta, Jumat (10/4). Kesepakatan ini turut disaksikan sejumlah pejabat terkait, termasuk Bhimo Aryanto dari Danantara Indonesia.

Kolaborasi ini menempatkan Telkom sebagai pengembang ekosistem digital dan pusat data (data center) yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi. Sementara itu, PGN berperan sebagai penyedia energi hijau, termasuk biomethane yang berasal dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra.

Ruang lingkup kerja sama mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau untuk operasional data center TelkomGroup, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Inisiatif ini menjadi fondasi penting dalam memastikan ketersediaan energi berkelanjutan bagi pengembangan pusat data generasi baru yang efisien dan ramah lingkungan.

Bhimo Aryanto menyatakan bahwa sinergi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat integrasi sektor digital dan energi nasional. “Kolaborasi ini tidak hanya menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang nilai tambah berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujarnya berdasarkan press rilis, Selasa (14/4).

Sementara itu, Dian Siswarini menegaskan bahwa kerja sama ini mendukung kesiapan energi bersih untuk pengembangan data center berkelanjutan. Ia juga menilai langkah tersebut akan memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus mendorong posisi Indonesia sebagai regional digital hub.

Di dalam negeri, terdapat lima wilayah strategis pengembangan data center TelkomGroup yang berpotensi didukung energi PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah tersebut telah terhubung dengan jaringan pipa gas PGN, sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada.

Arief Kurnia Risdianto menambahkan, biomethane menjadi bagian penting transformasi PGN menuju penyedia energi rendah karbon. “PGN tidak lagi sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga energi bersih untuk mendukung infrastruktur masa depan,” jelasnya.

Selain kerja sama domestik, TelkomGroup juga memperluas kolaborasi global melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd. Melalui entitas data centernya, NeutraDC, kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung kebutuhan pelanggan enterprise.

Sinergi antara kolaborasi nasional dan global ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang komprehensif dalam mendukung pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain utama dalam ekosistem digital regional.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat integrasi antara infrastruktur digital dan energi berkelanjutan, serta menghadirkan solusi inovatif yang kompetitif di tingkat global.(*)

Baca Juga