1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

KAI Divre I Sumut Perkuat Kebersihan Sarana, Pastikan Perjalanan Pelanggan Nyaman

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan terbaik dengan menjaga kebersihan sarana kereta secara optimal. Upaya ini dilakukan guna memastikan kenyamanan pelanggan tetap terjaga sejak awal hingga akhir perjalanan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pencucian rutin rangkaian kereta saat dalam kondisi stabling atau berhenti di stasiun terminus. Proses ini dilaksanakan di lima titik strategis, yakni Stasiun Pulubrayan, Medan, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, dan Rantauprapat.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pihaknya menyiagakan 49 personel khusus untuk memastikan seluruh fasilitas kereta tetap higienis sebelum kembali beroperasi.

“Perawatan sarana, termasuk pencucian kereta, merupakan langkah fundamental dalam menjaga standar kebersihan. Kami ingin pelanggan merasakan suasana yang segar dan nyaman sejak memasuki kereta,” ujar Anwar.

Selain kebersihan interior dan eksterior, KAI juga memastikan ketersediaan air bersih di toilet kereta. Stasiun Kisaran dijadikan sebagai pusat pengisian air karena posisinya yang strategis sebagai titik pertemuan jalur dari arah Tanjungbalai dan Rantauprapat.

“Petugas di Stasiun Kisaran memastikan tangki air selalu terisi. Ini penting agar pelanggan dapat menggunakan fasilitas toilet dengan nyaman sepanjang perjalanan,” tambahnya.

Dalam menjaga sanitasi jangka panjang, KAI Divre I Sumut juga melakukan fumigasi secara berkala setiap empat bulan di sejumlah stasiun seperti Pulubrayan, Medan, Tebing Tinggi, dan Siantar. Langkah ini bertujuan untuk mencegah gangguan dari hama serta mikroorganisme berbahaya.

Kenyamanan pelanggan selama perjalanan turut didukung oleh kehadiran petugas On Train Cleaning (OTC) yang bertugas menjaga kebersihan di dalam kereta. KAI pun mengimbau pelanggan untuk turut berpartisipasi dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Setelah makan atau minum, pelanggan diharapkan membuang sampah ke plastik yang tersedia. Petugas OTC akan mengumpulkannya secara berkala,” jelas Anwar.

Selain itu, KAI juga mengimplementasikan teknologi Toilet Ramah Lingkungan (TRL) yang menggunakan bakteri pengurai sehingga limbah yang dihasilkan lebih aman bagi lingkungan.

Anwar menegaskan bahwa konsistensi dalam menjaga kebersihan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kepercayaan masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang bersih, nyaman, dan berkesan, mulai dari sebelum keberangkatan hingga tiba di tujuan,” pungkasnya.(*)

Baca Juga