Nuansa Adat dan Fitur Female Seat Map Warnai Perayaan Hari Kartini di KAI Sumut
RUBIS.ID, MEDAN – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menghadirkan suasana berbeda di Stasiun Medan, Senin (21/4). Para petugas frontliner tampil mengenakan busana adat saat melayani pelanggan, menciptakan nuansa khas budaya sekaligus memperingati perjuangan perempuan Indonesia.
Tak hanya itu, KAI Divre I Sumut juga membagikan suvenir kepada pelanggan perempuan yang melakukan perjalanan pada hari tersebut. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap peran perempuan yang merupakan bagian penting dari pengguna jasa transportasi kereta api.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa sekitar 40 persen pelanggan kereta api di wilayah tersebut merupakan perempuan, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Berdasarkan data tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara terus berbenah untuk menyediakan layanan transportasi yang inklusif, sehingga seluruh pelanggan merasa nyaman dan terlindungi saat menggunakan kereta api,” ujarnya.
Sebagai bentuk inovasi, sejak 2025 KAI telah menghadirkan fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini memungkinkan penumpang perempuan memilih tempat duduk yang berdekatan dengan sesama perempuan.
“Fitur ini bersifat eksklusif, hanya dapat diakses oleh akun pengguna perempuan. Sementara akun laki-laki tidak dapat melihat denah kursi tersebut. Ini merupakan langkah preventif untuk memberikan ruang aman bagi pelanggan perempuan,” tambah Anwar.
Peningkatan layanan ini juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah penumpang. Pada Triwulan I tahun 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah melayani sebanyak 698.256 pelanggan, meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 618.426 pelanggan.
Komitmen terhadap layanan inklusif juga diwujudkan melalui penyediaan fasilitas fisik di sejumlah stasiun besar, seperti di Stasiun Medan, Stasiun Rantauprapat, Stasiun Tanjungbalai, Stasiun Siantar, Stasiun Tebing Tinggi, dan Stasiun Kisaran. Fasilitas tersebut meliputi pemisahan toilet dan musala antara laki-laki dan perempuan, serta ruang menyusui (laktasi).
Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik penumpang, khususnya perempuan dan ibu menyusui, agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Seluruh upaya yang dilakukan KAI Divre I Sumatera Utara, baik melalui inovasi digital maupun penyediaan fasilitas di stasiun, bertujuan menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkas Anwar.(*)