PLN UID Sumut Tanam Pohon di Tapanuli Tengah, Dorong Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi Warga
RUBIS.ID, TAPTENG — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut) melalui PLN UP3 Sibolga menggelar aksi penanaman pohon bertajuk Roots of Energy di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia sekaligus sebagai upaya pemulihan lingkungan pascabanjir bandang.
Program ini melibatkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, di antaranya Yayasan Cahaya Sosial Indonesia, Aktivis Lingkungan Pantai Barat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta masyarakat di tiga desa prioritas: Desa Aek Raso (Kecamatan Sorkam Barat), Desa Sait Kalangan II, dan Desa Tapian Nauli Saur Manggita (Kecamatan Tukka). Ketiga wilayah tersebut dinilai membutuhkan intervensi vegetatif guna mempercepat pemulihan ekosistem dan memperkuat fungsi daerah aliran sungai.
Turut hadir dalam kegiatan ini Manager PLN UP3 Sibolga Bachtiar, Wakil Bupati Tapanuli Tengah H. Mahmud Efendi Lubis, Camat Sorkam Barat Khairun Nisa Marbun, Ketua Yayasan Cahaya Sosial Indonesia Kurnia Cahyati, Aktivis Lingkungan Pantai Barat Damai Mendrofa, serta masyarakat setempat.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN di wilayah terdampak bencana.
“Program penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat dan lingkungan, khususnya di wilayah terdampak banjir bandang. Kami ingin pohon-pohon yang ditanam dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Alam yang terjaga harus bisa menghidupi orang-orang yang menjaganya,” ujarnya.
Jenis tanaman yang ditanam meliputi durian dan alpukat sebagai komoditas bernilai ekonomi, mangga dan nangka untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, serta markisa sebagai tanaman sela dengan potensi panen lebih cepat. Selain itu, pada area lereng prioritas juga direncanakan penanaman pohon keras seperti mahoni dan jabon guna memperkuat struktur tanah dan mengurangi risiko longsor.
Wakil Bupati Tapanuli Tengah, H. Mahmud Efendi Lubis, mengapresiasi langkah PLN dalam mendukung pemulihan kawasan terdampak bencana.
“Terima kasih kepada PLN dan Yayasan Cahaya Sosial Indonesia yang telah membersamai kami dalam memulihkan lokasi terdampak banjir bandang melalui program penanaman pohon ini. Kami berharap ikhtiar ini dapat membantu meminimalisir risiko banjir ke depan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi berkelanjutan bagi petani lokal,” katanya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menekankan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Melalui program Roots of Energy, PLN ingin menegaskan bahwa energi masa depan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan ekosistem hari ini. Ketika hulu dijaga, daerah aliran sungai dipulihkan, dan masyarakat diberdayakan melalui tanaman produktif, maka kita sedang membangun fondasi ketahanan lingkungan, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi secara bersamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen PLN menuju Net Zero Emissions 2060 tidak hanya diwujudkan melalui transformasi energi, tetapi juga melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, PLN berharap kegiatan penanaman pohon menjadi awal dari gerakan pemulihan lingkungan yang lebih luas dan berkelanjutan di Tapanuli Tengah.(*)