Bank Sumut Salurkan Zakat Pendidikan bagi 323 Pelajar dan Mahasiswa
Teks foto: Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut, Sandhy Sofian, menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa penerima manfaat dalam penyaluran zakat pegawai Bank Sumut Tahun 2026 di Aula Bank Sumut, Medan, Kamis (21/5/2026).(Dok.Bank Sumut/ Ist)
RUBIS.ID, MEDAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara menyebut Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Bank Sumut sebagai salah satu UPZ paling aktif dan unggul di Sumatera Utara. Bahkan, dari sisi penghimpunan zakat, UPZ Bank Sumut disebut berada di posisi kedua di antara UPZ di daerah tersebut.
Wakil Ketua I Baznas Sumut, Musaddad Lubis mengatakan capaian itu menunjukkan kuatnya dukungan manajemen Bank Sumut dalam membangun budaya zakat di lingkungan perusahaan, di tengah potensi zakat Sumatera Utara yang diperkirakan mencapai Rp8,8 triliun per tahun.
“UPZ Bank Sumut termasuk yang teraktif dan unggul, baik dari sisi kegiatan maupun pengumpulan zakat,” ujar Musaddad dalam kegiatan penyaluran zakat pegawai PT Bank Sumut Tahun 2026 di Aula Bank Sumut, Medan, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, pengelolaan zakat yang dilakukan secara konsisten membuat manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Pendidikan dinilai menjadi salah satu fokus penting penyaluran zakat karena berperan besar dalam mempersiapkan masa depan generasi muda.
Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda), Sandhy Sofian mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial Bank Sumut dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Pada 2026, zakat pegawai Bank Sumut disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan dan bantuan perlengkapan sekolah. Sebanyak 323 pelajar dan mahasiswa menerima beasiswa dengan total penyaluran mencapai Rp1,209 miliar. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp41 juta juga diberikan kepada 205 siswa sekolah dasar.
“Zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan dan memperluas akses pendidikan,” ujar Sandhy.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong semangat belajar para penerima manfaat di Sumatera Utara.(*)