PLN Berlakukan Manajemen Beban Bergilir, Pemulihan Kelistrikan Sumut Terus Dikebut
RUBIS.ID, MEDAN – PT PLN (Persero) terus mengintensifkan upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara setelah robohnya tower transmisi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/6) malam.
Gangguan pada infrastruktur transmisi tersebut menyebabkan terbatasnya pasokan daya yang dapat disalurkan ke sejumlah wilayah. Untuk menjaga keandalan sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas, PLN menerapkan manajemen beban secara terukur dan bergantian pada sebagian pelanggan.
Pengaturan pasokan listrik dilakukan di sejumlah daerah, meliputi Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Langkat. Selama proses pemulihan berlangsung, sebagian pelanggan berpotensi mengalami penghentian sementara pasokan listrik sebanyak satu hingga dua kali dalam sehari dengan durasi sekitar tiga jam pada setiap periode pengaturan.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Efron Lumban Gaol, menjelaskan bahwa langkah manajemen beban dilakukan sebagai upaya menjaga kestabilan sistem kelistrikan selama proses perbaikan berlangsung.
“Pengaturan pasokan listrik dilakukan secara terukur dan bergantian untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Kami terus memantau secara real-time dan mengupayakan agar dampak yang dirasakan pelanggan dapat diminimalkan,” ujarnya.
PLN saat ini juga terus mempercepat proses pemulihan jalur transmisi yang terdampak. Sejumlah tim teknis lintas unit diterjunkan ke lokasi, termasuk pembangunan tower emergency sebagai solusi sementara untuk mempercepat penyaluran kembali pasokan daya ke sistem kelistrikan Sumatera Utara.
Menurut Efron, seluruh personel PLN bekerja secara maksimal agar proses pemulihan dapat selesai secepat mungkin dan pasokan listrik kembali normal.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses pemulihan berlangsung. Seluruh personel terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan sistem agar pasokan listrik dapat kembali normal,” ungkapnya.
Selain fokus pada pemulihan sistem, PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama kondisi cuaca ekstrem. Pelanggan dapat memantau perkembangan kondisi kelistrikan serta melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123.
Dengan berbagai langkah percepatan yang dilakukan, PLN optimistis proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara dapat segera tuntas sehingga layanan kepada pelanggan kembali berjalan normal.(*)