1. Beranda
  2. Daerah
  3. Ekonomi
  4. News

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Tanjungbalai Pastikan Data Warga Aman dan Rahasia

Oleh ,

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai dalam rangka pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 bagi kepala daerah, di ruang kerja Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, bersama petugas pendata dan pengawas lapangan. Pendataan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, menjelaskan bahwa sensus ekonomi bertujuan memperoleh data akurat mengenai aktivitas ekonomi masyarakat yang nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Usai mengikuti proses pendataan, Wali Kota Mahyaruddin Salim mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas BPS.

“Sensus ekonomi ini mencakup seluruh masyarakat, termasuk saya juga ikut didata dan hari ini saya sudah mengikuti serta memberikan data kepada petugas BPS. Karena itu, apabila nantinya didatangi petugas BPS, saya mengajak masyarakat untuk memberikan seluruh keterangan yang dibutuhkan dengan jujur dan berdasarkan data yang sebenarnya,” ujar Mahyaruddin Salim.

Menurutnya, data yang diperoleh melalui sensus memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan pemerintah ke depan, khususnya bagi kemajuan Kota Tanjungbalai dan Indonesia secara umum.

“Data yang diperoleh melalui sensus sangat penting karena akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ke depan, untuk Indonesia khususnya Kota Tanjungbalai,” katanya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk melihat kondisi riil perekonomian masyarakat saat ini. Ia mengingatkan bahwa sensus ekonomi terakhir dilaksanakan pada tahun 2016 dan kini kembali digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

“Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk melihat kondisi riil perekonomian saat ini. Terakhir dilaksanakan pada tahun 2016 dan tahun ini kembali digelar secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Tanjungbalai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mahyaruddin Salim memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengikuti pendataan karena seluruh informasi yang diberikan kepada BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masyarakat tidak perlu ragu untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Data yang diberikan kepada BPS bersifat rahasia dan dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai dapat berjalan lancar serta menghasilkan data yang berkualitas guna mendukung pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.(CR)

Baca Juga