1. Beranda
  2. Daerah
  3. Ekonomi
  4. News
  5. Perbankan

Bank Sumut Luncurkan QResto, Deli Serdang Jadi Pelopor Digitalisasi Pajak Restoran

Oleh ,

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda) Sandhy Sofian memberikan keterangan kepada awak media usai peluncuran QResto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) di Lubuk Pakam, Jumat (26/6).(Dok.Bank Sumut)

RUBIS.ID, LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi meluncurkan QResto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), inovasi sistem pembayaran digital yang memungkinkan pemisahan otomatis pembayaran tagihan makanan dan pajak restoran langsung ke kas daerah. Dengan inovasi ini, Deli Serdang menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkan sistem tersebut.

Peluncuran QResto berlangsung di Pondok Rame, Lubuk Pakam, Jumat (26/6), hasil kolaborasi antara Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Sistem ini diharapkan mampu memperkuat digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda), Sandhy Sofian, mengatakan QResto bukan sekadar menghadirkan sistem pembayaran digital, tetapi juga menawarkan cara baru dalam mengelola PAD secara modern.

"Hari ini kita tidak hanya meluncurkan sebuah sistem pembayaran digital. Kita sedang meluncurkan cara baru dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah melalui proses yang lebih modern, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Menurut Sandhy, QResto dikembangkan untuk menjawab tantangan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam meningkatkan kepatuhan pajak tanpa menambah beban administrasi maupun mengubah kebiasaan masyarakat bertransaksi menggunakan QRIS.

Melalui sistem tersebut, pembayaran pelanggan tetap masuk ke rekening pelaku usaha melalui QRIS Bank Sumut. Selanjutnya, sistem Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Bank Sumut secara otomatis melakukan autodebet atas porsi pajak dan langsung menyetorkannya ke kas daerah secara real time. Mekanisme ini dinilai mampu meminimalkan kesalahan pencatatan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan pajak restoran.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah di Sumatera Utara, Bank Sumut berkomitmen terus menghadirkan inovasi digital yang memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. QResto diharapkan dapat diperluas penerapannya ke berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menyambut baik peluncuran QResto. Menurutnya, digitalisasi transaksi akan membantu pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak sekaligus meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah.

"Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, sistem ini membantu pemerintah memastikan penerimaan pajak menjadi lebih optimal dan transparan. Pajak merupakan sumber utama pembangunan daerah sehingga pengelolaannya harus semakin akuntabel," kata Asri.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza Moesa, mengapresiasi sinergi Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menghadirkan inovasi tersebut. Menurutnya, QResto menjadi salah satu implementasi nyata elektronifikasi transaksi pemerintah daerah yang mampu memperkuat ekosistem pembayaran digital sekaligus meningkatkan kepatuhan pajak.

Bank Indonesia juga menyambut baik kebijakan Pemkab Deli Serdang yang memberikan insentif pengurangan pajak kepada masyarakat. Kebijakan tersebut diyakini dapat mempercepat adopsi transaksi digital berbasis QRIS serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekosistem pembayaran digital.

Ke depan, Bank Indonesia menyatakan siap mendukung pengembangan QResto bersama Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, termasuk mendorong implementasinya pada berbagai jenis penerimaan daerah lainnya agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan lebih luas.(*)

Baca Juga