Pasca Kebakaran, Ini Usulan Hendra Pardede di Pasar Dwikora
Teks Foto: Hendra Pardede, Ketua Komisi II DPRD Siantar. (Foto: Tim/ Ist)
RUBIS.ID, SIANTAR - Ketua Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar Hendra Pardede angkat bicara terkait kondisi Pasar Dwikora yang semrawut hingga terjadi kebakaran yang menghanguskan lebih dari 300 lapak pedagang.
Menurut Hendra, pasar yang dikenal dengan sebutan Parluasan tersebut sangat sempit dan sesak dengan pedagang. Sejumlah ruas jalan yang harusnya jadi jalan keluar maupun masuk, justru dijadikan lapak untuk berjualan.
"Nggak ada jalur keluar masuk kendaraan di sana," kata Hendra, Rabu (01/07).
Pasca kebakaran, Pemerintah Kota (Pemko) Siantar melalui Kecamatan Siantar Utara sudah mulai menertibkan lapak pedagang di ruas jalan. Bangunan permanen milik pedagang yang ada di badan jalan pun dihancurkan.
"Kita mengapresiasi hal itu," ucap Hendra.
Politisi Golkar ini juga melihat tidak adanya hidran kebakaran dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di pasar.
"Ke depan, Pemko harus siapkan itu. Harus ada hidran kebakaran dan APAR di pasar. Setiap kios harus punya APAR," jelas Hendra.
Hendra pun menegaskan, dirinya siap mengawal pembangunan kembali pasar tersebut.
"Kita kawal dan dukung agar pembangunan segera dilakukan," ujar Hendra.
Pada kesempatan ini, Hendra mengapresiasi bantuan sosial berupa uang Rp10 juta yang diberikan Pemko ke masing-masing pedagang yang terdampak kebakaran.
"Bantuan itu sangat berharga untuk para pedagang. Bantuan bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari sembari menunggu pembangunan selesai," tutup Hendra.(*)