PDM Medan Desak Kapolrestabes Medan Tangkap Pelaku Penganiayaan di Masjid Taqwa Percut Sei Tuan
RUBIS.ID, MEDAN - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan mendesak Kapolrestabes Medan untuk menangkap pelaku dugaan penganiyaan dan pengeroyokan secara bersama-sama di komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Percut Sei Tuan. Hal itu disampaikan Ketua PDM Medan Maulana Siregar, MA melalui Eka Putra Zakran, SH., MH, Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM, LHKP dan LBH-AP PDM Kota Medan pada Jum'at (17/07/2026).
Kronologis peristiwa terjadi pada Jum'at 17 Juni 2026 sekitar pukul 03.00 dinihari diduga dilakukan oleh sejumlah orang, diantaranya Ali dan 5 rekannya, datang memasuki komplek Masjid Taqwa Muhammadiyah Jl. Perintis 3 Kecamatan Percut Sei Tuan. Para pelaku tidak senang, karena sebelumnya Rabu 15 Juni 2026 Korban mengetahui bahwa pelaku telah mencuri tiang Wife di halaman Masjid, dan melaporkannnya kepada tetangga dekat Masjid tersebut.
Adapun korban adalah Madan Surbakti, penjaga Masjid Taqwa Muhammadiyah Percut Sei Tuan. Saat ini korban mengalami pendarahan dan luka serius dibagian kepalanya akibat dipukuli pelaku menggunakan sebuah besi Tembilang.
Eka Putra Zakran, mengatakan pihaknya mendesak agar Kapolrestabes memberi perintah kepada jajarannya agar segera menangkap pelaku dugaan tindak pidana penganiyaan dan/atau pencurian dengan kekerasan di komplek Muhammadiyah tersebut.
"Atas nama pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan, kami mendesak Kapolrestabes Medan agar memerintahkan jajarannya segera menangkap pelaku. Insiden ini gak bisa dibiarkan, kondisi ini telah menjadi perhatian serius bagi Muhammadiyah Kota Medan", ungkap Eka.
Eka juga menambahkan, bahwa untuk kenyamanan dan keamanan, pelaku wajib ditangkap, kondisi ini sangat meresahkan, lebih-lebih peristiwa terjadi di komplek Masjid Muhammadiyah, tentu ini meresahkan, baik bagi jamaah yang ingin beribadah demikian dengan masyarakat sekitarnya. Sebab itu, mohon atensi dan tindakan serius dari aparat kepolisian, tegas Eka.(*)