1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

Bulog Sumut Kembali Jual Beras SPHP di Depan Gudang, Stok Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara kembali menggelar penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan kantor dan gudang Bulog yang tersebar di seluruh Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap beras bersubsidi dengan harga terjangkau.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi, mengatakan penjualan beras SPHP tidak hanya dilakukan melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) dan pedagang pasar, tetapi juga langsung di depan kantor serta gudang Bulog agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

"Kita jual di depan kantor dan gudang Bulog. Kami juga tetap melakukan penjualan melalui RPK dan pedagang di pasar," ujar Budi.

Beras SPHP merupakan beras medium milik pemerintah yang dipasarkan dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram.

Menurut Budi, penjualan langsung di kantor dan gudang Bulog merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dengan mudah.

"Ini merupakan upaya Bulog dalam menjangkau lebih luas dan memudahkan masyarakat mendapatkan beras murah, tidak hanya di warung-warung RPK dan pasar-pasar, namun juga bisa di depan kantor dan gudang Bulog," katanya.

Selain memperluas distribusi beras SPHP, Bulog Sumut juga terus menambah pasokan beras premium ke sejumlah jaringan ritel modern. Saat ini, beras SPHP sudah tersedia di gerai Alfamart dan Indomaret, sementara pasokan beras premium sedang dipersiapkan untuk kembali mengisi rak-rak toko modern.

"Untuk Alfamart dan Indomaret sudah juga tersedia beras SPHP. Kalau untuk beras premium, paling lambat minggu ini sedang kami upayakan kembali diisi seperti di toko swalayan Maju Bersama, Berastagi, dan Supermarket Irian dengan harga maksimal Rp15.400 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah," jelas Budi.

Bulog juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau menimbun beras. Pasalnya, stok beras yang tersedia di gudang Bulog dipastikan mencukupi hingga akhir tahun.

"Di pertengahan Agustus ini Sumut akan kembali memasuki panen raya padi, sehingga stok beras aman, baik di gudang Bulog maupun dari pasokan hasil panen petani," tutup Budi.(*)

Baca Juga