1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

Bulog Sumut Perbanyak Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium di Ritel Modern

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara meningkatkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta memperkuat pasokan beras premium di ritel modern guna menjaga ketersediaan beras dan menekan potensi kenaikan harga di pasaran.

Langkah ini dilakukan seiring musim panen padi di Sumatera Utara yang diperkirakan baru memasuki puncaknya pada akhir Agustus 2026. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan beras ke pasar berpotensi menurun sehingga dapat memicu kenaikan harga.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan memperluas titik distribusi beras SPHP ke pasar tradisional, outlet Bulog, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga ritel modern.

"Memang terdapat potensi penurunan pasokan beras ke pasar mengingat saat ini musim panen gadu baru mulai berlangsung sehingga volume panen belum mencapai puncaknya. Karena itu kami memperbanyak titik pendistribusian beras SPHP," ujar Budi.

Menurutnya, peningkatan distribusi dilakukan secara menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Bulog juga memastikan stok beras pemerintah dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.

Ia menjelaskan, volume distribusi beras SPHP ditingkatkan dari sebelumnya sekitar 300 ton per hari menjadi 450 ton per hari.

"Masyarakat dapat memperoleh beras SPHP di pasar tradisional, warung sembako Rumah Pangan Kita (RPK), outlet di depan kantor dan gudang Bulog, serta melalui Gerakan Pangan Murah yang bekerja sama dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah," jelasnya.

Selain itu, beras SPHP kini juga tersedia di Indomaret dan sejumlah ritel modern lainnya dengan harga eceran tertinggi sesuai ketentuan pemerintah, yakni maksimal Rp13.100 per kilogram atau Rp65.500 per kemasan 5 kilogram.

Tidak hanya memperkuat distribusi beras SPHP, Bulog Sumut juga meningkatkan pasokan beras premium ke berbagai ritel modern. Pasokan tersebut berasal dari stok Bulog maupun hasil kerja sama dengan sejumlah penggilingan padi.

"Kami telah bekerja sama dengan beberapa penggilingan padi untuk memasok beras premium ke ritel modern seperti Berastagi Supermarket. Kerja sama ini akan terus kami tingkatkan agar beras premium tersedia di lebih banyak ritel modern," kata Budi.

Ia memastikan harga beras premium yang dipasarkan tetap mengacu pada ketentuan pemerintah, yakni maksimal Rp15.400 per kilogram atau Rp77.000 per kemasan 5 kilogram.

Budi menambahkan, upaya Bulog mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menjaga ketersediaan beras SPHP maupun memperkuat pasokan beras premium. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan, memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi di Sumatera Utara.(*)

Baca Juga