KAI Divre I Sumut Perbaiki Geometri Jalan Rel di Pagar Jati, Pengguna Jalan Diimbau Waspada
RUBIS.ID, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan perbaikan geometri jalan rel pada perlintasan Pagar Jati di Jalan Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Lokasi tersebut tepatnya berada di kilometer 31+065 petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam - Stasiun Perbaungan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat keandalan prasarana sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa pemeliharaan prasarana dilakukan secara berkala dan bertahap untuk memastikan jalur rel tetap aman saat dilalui kereta api.
"Proses perbaikan geometri memerlukan waktu yang cukup panjang karena ada tahapan-tahapan yang harus dikerjakan, mulai dari pembongkaran aspal, proses pekerjaan perbaikan geometri, menstabilkan, hingga akhirnya diaspal kembali. Selama proses berlangsung, KAI Divre I Sumatera Utara meminta maaf dikarenakan proses pekerjaan tersebut membuat lalu lintas di lokasi sedikit tersendat," ujar Anwar.
Pekerjaan di perlintasan Pagar Jati telah dimulai sejak Rabu (2/9) pada area sepanjang sekitar 42 meter. Pembongkaran aspal direncanakan berlangsung hingga Minggu (6/9) malam, dilanjutkan pekerjaan pengangkatan dan pelurusan geometri jalan rel pada Senin (7/9) dini hari. Setelah itu, dilakukan penstabilan jalan rel serta pengaspalan kembali yang dijadwalkan sekitar satu minggu kemudian sesuai kondisi lapangan.
Secara keseluruhan, sejak pembongkaran aspal hingga proses pengaspalan ulang selesai, dibutuhkan waktu kurang lebih dua minggu sampai jalur benar-benar stabil untuk dapat dilalui kereta api secara optimal.
Pekerjaan pemeliharaan fisik jalan rel ini selaras dengan langkah penguatan keselamatan perlintasan yang telah berjalan. Sebelumnya, sejak 1 September 2026, KAI Divre I Sumatera Utara juga telah menugaskan 180 petugas penjaga perlintasan ekstra di 101 titik untuk memperkuat penjagaan di lokasi-lokasi yang membutuhkan perhatian khusus. Kombinasi antara peningkatan kondisi prasarana dan siaga personel di lapangan diharapkan mampu meminimalkan potensi risiko insiden di perlintasan sebidang.
Atas adanya pekerjaan fisik di area perlintasan tersebut, KAI mengimbau para pengguna jalan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat melintas.
"Masyarakat pengguna jalan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, karena di beberapa titik akan terdapat tumpukan material dan lalu lalang pekerja, sehingga dibutuhkan kehati-hatian para pengendara untuk menjaga keselamatan bersama, baik kereta api, pengguna jalan, maupun para pekerja," kata Anwar.
KAI Divre I Sumut mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan keselamatan lalu lintas saat hendak melintasi jalur rel.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu keselamatan, berhenti sejenak sebelum melintas, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan lewat. Perbaikan geometri ini adalah bentuk komitmen KAI Divre I Sumatera Utara dari sisi prasarana, namun keselamatan yang hakiki di perlintasan sebidang hanya dapat terwujud jika pengguna jalan juga disiplin dan mengutamakan perjalanan kereta api," pungkas Anwar.(*)