1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

Bulog Sumut Tambah Pasokan 4.434 Ton, Beras SPHP Tetap Rp13.100 per Kilogram

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menerima tambahan pasokan sebanyak 4.434 ton beras dari Jawa Timur (Jatim). Tambahan stok tersebut dilakukan untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumut.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan pasokan beras dari Jatim akan digunakan untuk mendukung sejumlah program pemerintah, termasuk bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Penambahan stok tersebut untuk memenuhi program bantuan pangan dan penyaluran beras SPHP ke pasar,” ujar Budi Cahyanto di Medan, Senin (21/9/2026).

Menurut Budi, program bantuan pangan direncanakan kembali dilaksanakan untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026. Program tersebut menyasar sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumatera Utara.

Dengan jumlah penerima tersebut, kebutuhan beras untuk program bantuan pangan diperkirakan mencapai sekitar 52.000 ton. Karena itu, tambahan pasokan dari Jatim dinilai penting untuk memperkuat ketersediaan beras di gudang Bulog Sumut.

“Sehingga kekurangan stok di gudang ditambah dengan adanya pasokan dari Jatim. Ke depan akan menyusul dari Jakarta sebanyak 6.500 ton,” katanya.

Budi menjelaskan, saat ini Bulog Sumut juga menjaga ketersediaan stok beras di gudang sebanyak 41.235 ton. Stok tersebut untuk mendukung penyaluran bantuan pangan alokasi Juli hingga September 2026 serta program SPHP.

Ia menegaskan tambahan pasokan dari sejumlah daerah akan semakin memperkuat cadangan beras Sumatera Utara hingga akhir tahun 2026.

“Untuk itu, kami meyakini stok beras di Sumut dalam kondisi aman, baik untuk program SPHP maupun bantuan pangan,” ujarnya.

Di sisi lain, Bulog Sumut memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp13.100 per kilogram.

Ketersediaan stok dan penyaluran SPHP tersebut diharapkan dapat menjaga pasokan beras sekaligus membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan.(*)

Baca Juga