1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. News

56 Tahun Mengabdi, BB302 Kini Jadi Ikon Sejarah Perkeretaapian Sumatera Utara

Oleh ,

RUBIS.ID, MEDAN – Lokomotif diesel seri BB302 menjadi salah satu sarana penggerak paling ikonik dalam sejarah perkeretaapian Sumatera Utara. Selama 56 tahun, lokomotif yang seluruh unitnya dialokasikan khusus untuk Sumatera Utara ini menjadi saksi perjalanan panjang modernisasi kereta api di wilayah tersebut.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyebut BB302 sebagai lokomotif “endemik” sekaligus identitas khas perkeretaapian Sumut.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan BB302 memiliki nilai sejarah penting, terutama dalam masa peralihan dari penggunaan lokomotif uap menuju era diesel.

“BB302 menjadi bagian penting dari sejarah dieselisasi di Sumatera Utara. Lokomotif ini pernah menjadi tulang punggung perjalanan kereta api penumpang maupun barang, sekaligus menjadi identitas sarana perkeretaapian di wilayah ini,” ujar Anwar di Medan, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Anwar, lokomotif BB302 didatangkan Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1970 atau lima tahun setelah lokomotif diesel pertama hadir di Sumatera Utara pada 1965.

Kehadiran BB302 kala itu ditujukan untuk memperkuat angkutan komoditas perkebunan. Uniknya, dari enam unit BB302 yang diproduksi pabrikan Henschel, Jerman Barat, untuk Indonesia, seluruhnya dialokasikan untuk beroperasi di wilayah Sumatera Utara.

Dalam perjalanan operasionalnya, BB302 telah melayani angkutan penumpang dan barang selama sekitar 25 tahun. Selanjutnya, seluruh unit menjalani program modernisasi pada periode 1998-2000.

Program peremajaan tersebut dilakukan dengan mengganti mesin asli Maybach Mercedes-Benz dengan mesin MTU (Motoren- und Turbinen-Union). Penggantian mesin tersebut ditujukan untuk meningkatkan performa sekaligus memperpanjang usia operasional lokomotif.

Setelah menggunakan mesin MTU, daya keluaran BB302 meningkat dari semula 900 Horse Power (HP) menjadi 1.200 HP. Lokomotif ini memiliki batas kecepatan maksimum hingga 80 kilometer per jam.

Tinggal Satu Unit

Kini, setelah lebih dari setengah abad menjadi bagian dari sejarah perkeretaapian Sumatera Utara, hanya satu unit BB302 yang masih aktif beroperasi di wilayah KAI Divre I Sumut, yakni BB3027001.

Lokomotif tersebut saat ini tidak lagi digunakan untuk perjalanan kereta api penumpang maupun angkutan barang jarak jauh, melainkan difungsikan khusus untuk mendukung kegiatan langsir di area stasiun.

Keberadaan BB3027001 semakin menarik perhatian karena mempertahankan livery vintage berwarna kuning-hijau yang menjadi ciri khas era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

Bagi KAI Divre I Sumatera Utara, keberadaan lokomotif tersebut bukan sekadar bagian dari sarana operasional. BB302 juga menjadi bagian dari memori kolektif perjalanan perkeretaapian di Sumatera Utara.

Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumatera Utara terus memelihara lokomotif langka tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga warisan sejarah perkeretaapian nasional.

“Hadirnya BB302 yang kini bertugas untuk dinas langsir menjadi pengingat perjalanan panjang modernisasi perkeretaapian di Sumatera Utara. KAI berkomitmen menjaga dan merawat sarana bersejarah ini sebagai bagian dari pelestarian warisan perkeretaapian Indonesia yang tetap memberikan nilai tambah bagi operasional hingga saat ini,” pungkasnya.(*)

Baca Juga