Rektor UIN Sumatera Utara Medan dan KAMI Kompeten Indonesia Perkuat Kompetensi Manajemen Risiko, 11 Peserta Direkomendasikan Kompeten
RUBIS.ID, JAKARTA — Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan bersama KAMI Kompeten Indonesia memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (Certified Risk Associate/CRA). Kegiatan ini bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pasar Modal berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia dan dilaksanakan secara hibrida pada 13–17 Oktober 2026 di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 peserta dari unsur pimpinan dan pejabat UIN Sumatera Utara Medan yang memiliki peran sebagai risk owner atau pemilik risiko di lingkungan kampus. Berdasarkan hasil pelaksanaan sertifikasi, seluruh peserta direkomendasikan kompeten dalam Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (CRA).
Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mendukung upaya peningkatan kompetensi tersebut sebagai bagian dari penguatan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu kelembagaan.
Penguasaan manajemen risiko menjadi kebutuhan strategis bagi setiap unit kerja, terutama dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mengendalikan berbagai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Melalui peningkatan kompetensi ini, para pemilik risiko diharapkan mampu mengantisipasi potensi kendala, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan terukur.
Sementara itu, Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi kompetensi manajemen risiko merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi pimpinan dan pemilik risiko di lingkungan perguruan tinggi.
Menurut Ivan, pengelolaan manajemen risiko tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengidentifikasi potensi permasalahan, tetapi juga mencakup kecakapan dalam menganalisis dampak, menentukan prioritas penanganan, serta menyusun langkah mitigasi yang tepat untuk mendukung keberlangsungan organisasi.
Ia berharap kompetensi yang diperoleh para peserta dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan.
“Melalui kolaborasi dengan UIN Sumatera Utara Medan, kami berharap penguatan kompetensi manajemen risiko dapat menjadi bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan. Para pemilik risiko perlu memiliki kesiapan dan kompetensi yang memadai dalam menghadapi tantangan organisasi serta mendukung pencapaian tujuan institusi,” demikian pesan Direktur KAMI Kompeten Indonesia dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Putri Ayu Erikusuma dan Zulfianto Arbi, S.E., M.M., AAAI-K, AMII, ACII, WMI, CRP, CSA, CTA, AMRP, WPPE, Chartered Insurer. Keduanya memberikan pembekalan pengetahuan dan wawasan praktis terkait prinsip, proses, serta penerapan manajemen risiko dalam organisasi.
Selain pembekalan materi, kegiatan sertifikasi ini juga melibatkan asesor dari LSP Pasar Modal, yaitu Ida Bagus Sutrista Adi Dharma dan Gillang Panjiwijaya. Keduanya bertugas melaksanakan asesmen kompetensi peserta berdasarkan skema dan unit kompetensi yang dipersyaratkan.
Proses asesmen menjadi bagian penting dalam sertifikasi profesi untuk mengevaluasi pemenuhan kompetensi peserta berdasarkan standar yang berlaku. Melalui proses tersebut, kemampuan peserta dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan manajemen risiko dinilai sesuai dengan persyaratan skema sertifikasi.
Keterlibatan asesor dari LSP Pasar Modal memperkuat sinergi antara penyelenggara pelatihan, lembaga sertifikasi profesi, dan perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi. Hasil pelaksanaan sertifikasi yang menunjukkan 11 peserta direkomendasikan kompeten menjadi capaian positif dalam upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan risiko di lingkungan perguruan tinggi.
11 Pimpinan dan Pejabat UIN Sumatera Utara Medan Mengikuti Sertifikasi CRA
Sebanyak 11 peserta dari unsur pimpinan dan pejabat UIN Sumatera Utara Medan yang mengikuti kegiatan ini adalah:
Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. — Rektor UIN Sumatera Utara Medan.
Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.A. — Wakil Rektor I.
Dr. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd. — Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK).
Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag. — Dekan Fakultas Syariah.
Prof. Dr. H. Mesiono, S.Ag., M.Pd. — Dekan Fakultas Ilmu Sosial.
Prof. Dr. Hj. Tien Rafida, M.Hum. — Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah.
Dr. Zulham, S.HI., M.Hum. — Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.
Dr. Nursapia Harahap, M.A. — Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Dakwah.
Dr. Muhammad Nuh Siregar, S.Ag., M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin.
Kolaborasi antara UIN Sumatera Utara Medan dan KAMI Kompeten Indonesia diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap tantangan organisasi.
Melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi, para pimpinan dan pejabat perguruan tinggi diharapkan semakin siap membangun budaya sadar risiko, memperkuat pengendalian internal, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di setiap unit kerja.
KAMI Kompeten Indonesia terus mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dan berbagai organisasi dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan fasilitasi sertifikasi sesuai kebutuhan serta standar yang berlaku.
KAMI Kompeten Indonesia — Teman Kompeten Anda.(*)