Mulai Hari Ini, Penumpang Internasional di Bandara Kualanamu Wajib Gunakan Aplikasi All Indonesia
RUBIS.ID, DELI SERDANG — Pemerintah resmi mewajibkan seluruh penumpang internasional yang tiba di Bandara Internasional Kualanamu untuk menggunakan aplikasi All Indonesia sebagai sarana pelaporan kedatangan. Kebijakan ini mulai diberlakukan hari ini sebagai bagian dari transformasi layanan publik di sektor transportasi dan imigrasi.
Sebelumnya, sistem pelaporan kedatangan telah beralih dari formulir kertas ke format digital. Kini, melalui aplikasi All Indonesia, pemerintah menghadirkan layanan terpadu yang mengintegrasikan berbagai kewajiban pelaporan—meliputi imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina—dalam satu platform.
Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Agus Amiwijaya, menyatakan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan langkah nyata menuju pelayanan publik yang lebih efisien dan terstandarisasi secara global.
“Dengan All Indonesia, penumpang tidak lagi harus membuka beberapa kanal digital terpisah. Semua sudah terintegrasi dalam satu platform, sehingga lebih efisien sekaligus memperkuat pengawasan di bandara,” ujar Agus dalam keterangannya.
Agus juga menambahkan bahwa aplikasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kedatangan yang lebih cepat dan nyaman bagi seluruh pelaku perjalanan, baik WNI maupun WNA.
“Kami berharap penerapan aplikasi ini tidak hanya mempermudah penumpang, tetapi juga meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia. Bea Cukai Kualanamu siap mendukung penuh kebijakan ini, dengan memastikan seluruh fasilitas dan petugas kami siap melayani masyarakat,” tambahnya.
Sebagai informasi, uji coba aplikasi All Indonesia telah dilakukan sejak 1 September 2025 di sejumlah bandara dan pelabuhan internasional. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi ini secara signifikan mempercepat alur pemeriksaan dan mengurangi antrean di titik kedatangan.
Penumpang dapat mengakses layanan All Indonesia melalui aplikasi seluler atau situs web resmi sebelum tiba di Indonesia. Pemerintah mengimbau seluruh pelaku perjalanan untuk mengisi data secara lengkap dan akurat guna memperlancar proses kedatangan.(*)

Komentar