Eco RunFest 2025 Dongkrak Omzet UMKM, Ribuan Pengunjung Padati Stan Kuliner dan Kerajinan
Ket Foto: Salah satu Pelaku UMKM binaan Pertamina, Pempek Tenggiri Hana milik Diana, mencatat lonjakan penjualan signifikan sejak pagi.(Dok.Pertamina)
RUBIS.ID, JAKARTA — Pertamina Eco RunFest 2025 resmi berlangsung meriah di kawasan Gelora Bung Karno, Istora Senayan, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan edukasi lingkungan, kegiatan tahunan ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia.
Tahun ini, Pertamina menghadirkan 15 UMKM binaannya dari sektor kuliner. Selain itu, UMKM umum dari Jakarta, Jawa Barat, hingga Sumatera turut meramaikan festival dengan menampilkan produk unggulan seperti kuliner tradisional, makanan sehat, kopi, minuman herbal, kerajinan tangan, serta berbagai produk kreatif.
Salah satu UMKM binaan, Pempek Tenggiri Hana milik Diana, mencatat lonjakan penjualan signifikan sejak pagi. “Sejak jam 10 sudah terjual 500 pieces dari seribu stok. Event ini sangat membantu memperluas pemasaran kami di Jakarta,” ujarnya. Diana menyampaikan, omzet yang diraih akan digunakan untuk mengembangkan usaha agar semakin naik kelas.
UMKM lain, Baso Cinta asal Bandung milik Adi Rukmana, juga merasakan dampak positif dari keikutsertaannya. “Dari 5.000 porsi yang dibawa, sudah terjual 3.700. Pertamina sejak dulu membina saya dari literasi keuangan sampai manajemen pemasaran. Event seperti ini sangat berdampak,” katanya. Adi menambahkan, berkembangnya usaha turut membuka lapangan kerja baru, terutama bagi ibu-ibu single parent dan perempuan usia nonproduktif di daerahnya.
Tidak hanya dua UMKM tersebut, puluhan pelaku usaha lainnya—mulai dari penjual kopi, snack, minuman sehat, hingga produk kriya—melaporkan peningkatan permintaan seiring membludaknya pengunjung Eco RunFest.
VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, menegaskan bahwa Eco RunFest merupakan wadah kolaborasi besar yang menguntungkan UMKM. “Kami membawa 15 UMKM binaan F&B, tetapi Eco RunFest melibatkan puluhan UMKM lainnya dari berbagai daerah. Ini menunjukkan bahwa event ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyehatkan ekonomi UMKM,” ujarnya.
Menurut Rudi, tingginya jumlah peserta Eco Run serta pengunjung festival menjadikan event ini sebagai pasar potensial bagi UMKM. Melalui pembinaan dan penyediaan akses pasar, Pertamina berharap momentum ini dapat memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat daya saing UMKM.
“Eco RunFest 2025 menjadi bukti bahwa sinergi antara olahraga, lingkungan, dan UMKM mampu menghadirkan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi, Pertamina terus mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui berbagai program yang berdampak terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh langkah tersebut selaras dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.(*)

Komentar