Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre I Sumut Layani 183.916 Penumpang, Naik 11 Persen
RUBIS.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara resmi mengakhiri masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan capaian yang melampaui target. Selama 18 hari masa angkutan, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Divre I Sumut melayani sebanyak 183.916 pelanggan.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan sebesar 11 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang tercatat melayani 165.083 pelanggan. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api di Sumatera Utara.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan keberhasilan ini patut diapresiasi mengingat pelaksanaan angkutan Nataru berlangsung di tengah kondisi cuaca ekstrem dan status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
“Meskipun selama angkutan Nataru 2025/2026 Sumatera Utara masih berada dalam kondisi tanggap darurat bencana, hal tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bepergian, baik untuk mengunjungi keluarga saat Natal maupun berlibur pada perayaan Tahun Baru,” ujar Anwar.
Tingginya animo masyarakat tercermin dari rata-rata volume penumpang yang mencapai sekitar 10 ribu orang per hari. Puncak kepadatan terjadi pada Minggu (4/1), bertepatan dengan hari terakhir libur Tahun Baru, di mana KAI Divre I Sumut melayani 12.302 pelanggan dalam satu hari. Angka tersebut meningkat 10 persen dibandingkan puncak arus penumpang Nataru tahun lalu yang tercatat sebanyak 11.171 pelanggan.
Dari sisi layanan, dua kereta api menjadi favorit utama masyarakat. KA Putri Deli melayani sebanyak 79.572 pelanggan atau meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, KA Siantar Ekspres mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan sebesar 30 persen dan total penumpang mencapai 37.635 orang.
Keberhasilan angkutan Nataru 2025/2026 ini juga ditopang oleh kinerja operasional yang optimal. Tingkat ketepatan waktu atau on time performance keberangkatan dan kedatangan kereta api tercatat mencapai 100 persen tanpa gangguan berarti selama masa angkutan.
Menurut Anwar, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait.
“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya selama Nataru dengan menggunakan kereta api. Kepercayaan ini akan terus kami jaga dengan menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Anwar.(*)




Komentar