Jelang Ramadhan, Pemerintah dan BULOG Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 29 Titik se-Sumut

RUBIS.ID, MEDAN – Menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, Pemerintah bersama Perum BULOG menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 29 titik yang tersebar di seluruh Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadhan. Dalam pelaksanaannya, Perum BULOG menyiapkan komoditas beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sebanyak kurang lebih 99.800 kilogram.

Pemimpin Wilayah BULOG Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa selain beras SPHP, pihaknya juga menyediakan beras komersial dan gula pasir untuk masyarakat.

“Selain beras SPHP kami juga menyediakan beras dan gula. GPM ini merupakan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengantisipasi lonjakan harga dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” ujar Budi melalui ketetangan pers nya, Kamis (12/2).

Adapun titik pelaksanaan GPM antara lain di Kantor BULOG Wilayah Sumut, Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Markas Koramil Nias, sejumlah kantor kecamatan, serta beberapa gudang BULOG yang tersebar di berbagai daerah.

“Dengan tersebarnya titik pelaksanaan GPM tersebut diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat untuk membeli komoditas yang dibutuhkan,” tambahnya.

Stok BULOG Dipastikan Aman

Menjelang Ramadhan, BULOG Sumut memastikan ketersediaan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras yang dikuasai mencapai 50.000 ton, yang diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga dua bulan ke depan.

Budi juga menyampaikan bahwa jumlah stok tersebut masih akan terus bertambah. Pasalnya, BULOG Sumut hingga kini tetap aktif melakukan penyerapan gabah hasil panen petani.

Menurutnya, gabah dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram di tingkat petani sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan.

“Gabah dari petani yang sudah waktunya dipanen akan kami serap. Namun saya mengimbau petani untuk tidak buru-buru memanen padi. Tunggu sampai tiba waktu panen agar kualitas tetap terjaga,” pungkas Budi.

Melalui pelaksanaan GPM serentak ini, Pemerintah dan BULOG berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.(*)

Komentar

Loading...